PSBB Malang Raya

Ternyata Petugas Jaga Check Point Kabupaten Malang Belum Dapat Uang Lelah Sejak 25 April 2020

Petugas jaga di posko check point perbatasan Kabupaten Malang belum mendapat upah sejak 25 April 2020 atau sejak penerapan posko check point.

SURYAMALANG.COM/M Erwin
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Petugas jaga di posko check point perbatasan Kabupaten Malang belum mendapat upah sejak 25 April 2020 atau sejak penerapan posko check point.

"Tapi saya mendapat informasi jika upah para petugas akan segera dibayarkan," ujar AKBP Hendri Umar, Kapolres Malang kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (22/5/2020) malam.

Menurut Hendri, petugas jaga posko check point punya andil besar dalam menjalankan PSBB Malang Raya.

Petugas berperan mulai dari penyekatan wilayah sampai memaksa pemudik bandel putar balik agar tidak bisa masuk Kabupaten Malang.

Para petugas juga bekerja selama 24 jam penuh secara shift.

"Karena kerja para petugas itu sangat melelahkan. Mereka harus mengecek semua kendaraan. Satu hari bisa mengecek sampai 2.000 kendaraan," beber Hendri.

Sementara itu, Bupati Malang, Muhammad Sanusi menerangkan keterlambatan pemberian uang lelah itu karena masalah administrasi.

"Beda persepsi saja dalam administrasinya," kata Sanusi.

Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Malang, Wahyu Kurniati mengupayakan uang lelah itu bisa cair sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Wahyu menambahkan dana upah lelah petugas jaga mencapai Rp 378 juta untuk 28 hari.

"PSBB Kabupaten Malang diupayakan 14 hari. Setiap petugas dapat uang lelah sebesar Rp 100.000, dan uang makan Rp 35.000," jelas Wahyu.

Wahyu menuturkan jika dana itu diambil dari dana belanja tidak terduga.

"Skema pencairannya melalui Dinkes. Jadi dari Dinkes kemudian diserahkan kepada Polres Malang," terang Wahyu.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved