PSBB di Malang Raya

Wali Kota Malang Sutiaji Tak Ingin Perpanjangan PSBB Kota Malang, Sektor Ekonomi Jadi Alasan Utama

Alasan yang utama bagi Sutiaji dengan tidak ingin memperpanjang PSBB adalah ingin menguatkan kembali sektor ekonomi di Kota Malang

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Malang Sofya Edi Jarwoko dan Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto saat menggelar halal bihalal virtual dengan para pejabat di lingkungan Pemkot Malang, Selasa (26/5/2020) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji telah menyampaikan, bahwa Kota Malang tak ingin lagi memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Keputusan tersebut dia sampaikan dengan memperhatikan berbagai macam pertimbangan.

Alasan yang utama bagi Sutiaji dengan tidak ingin memperpanjang PSBB adalah ingin menguatkan kembali sektor ekonomi di Kota Malang

Untuk itu, pihaknya kini sedang menyusun kebijakan baru untuk menerapkan New Normal.

"PSBB di Malang terakhir tanggal 30 Mei 2020. Kami pastikan tidak menambah. Saat ini kami sedang menyusun new normal. Bulan Juni kita harus masuk. Sektor ekonomi harus kita gerakkan dan kita kuatkan," ucapnya, Selasa (26/5/2020).

Dengan tidak menambah lagi masa penerapan PSBB, Sutiaji tetap meminta agar protokol Covid-19 terus diterapkan.

Terutama di tempat umum ataupun layanan umum yang biasanya banyak didatangi oleh masyarakat.

Seperti di pasar tradisional maupun di toko dan warung makan yang ada di Kota Malang.

"Ada dan tidaknya Covid-19 kita harus menjalankan hidup bersih dan sehat. Ini yang seterusnya harus kita lakukan di saat non PSBB," ucapnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan meningkatkan pemantaun terhadap orang-orang yang memiliki gejala riwayat penyakit kronis (Prolanis) di Kota Malang.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved