Minggu, 19 April 2026

APPI Perjuangkan Gaji Pemain Sesuai Arahan, Hasil Rapat PSSI Dengan APPI

General Manager APPI, Ponaryo Astaman pada rapat itu menekankan soal kewajiban klub pada pemain, yakni soal gaji maksimal 25 persen dari nilai kontrak

Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
kompas.com
Foto Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sebelum menggelar rapat secara online dengan 18 klub peserta Liga 1, Rabu (27/5/2020), PSSI telah menggelar rapat virtual dengan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI) dan Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) Selasa (26/5/2020) kemarin.

Rapat yang berlangsung selama 90 menit itu diikuti perwakilan PSSI yakni anggota Komite Eksekutif Yoyok Sukawi, Endri Erawan, Pelaksana Tugas Sekjen Yunus Nusi, Wakil Sekjen Maaike Ira Puspita, dan Direktur Teknik Indra Sjafri.

Sedangkan dari APPI diwakili oleh Firman Utina, Ponaryo Astaman, Kurniawan Dwi Yulianto, Andritany Ardhiyasa, Jannes Silitonga dan Hardika Aji.

"Pembahasannya sama dengan APSSI yakni membahas kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2020 di saat kondisi pandemi Covid-19. Kami menerima saran dan masukan dari APPI bagaimana kalau kompetisi dilanjutkan atau berhenti," kata Pelaksana Tugas Sekjen PSSI, Yunus Nusi, Rabu (27/5/2020).

Terkait kelanjutan kompetisi, PSSI masih dengan pendiriannya, yakni menunggu keputusan pemerintah terkait status tanggap corona yang berlangsung sampai 29 Mei mendatang.

"APPI memahami kondisi saat ini. Yang jelas hak dan kewajiban menjadi komitmen bersama kami. Bila kompetisi dilanjutkan kami akan berpegang sesuai protokoler kesehatan," ujarnya.

Sementara itu General Manager APPI, Ponaryo Astaman pada rapat itu menekankan soal kewajiban klub pada pemain, yakni soal gaji maksimal 25 persen dari nilai kontrak awal, agar dipenuhi.

Seperti diketahui sebelumnya, kabarnya masih ada klub yang membayar pemainnya di bawah gaji yang ditetapkan PSSI.

"Para pemain berharap kompetisi dapat dilanjutkan. Tentu juga harus memperhatikan protokoler kesehatan tidak hanya pas pertandingan, tapi juga saat latihan. Selain itu kami juga menyampaikan terkait ada klub yang tidak memberikan hak kepada pemain yang tidak sesuai dengan surat keputusan PSSI," terang Ponaryo.

"Pemain memahami kondisi saat ini. Yang jelas pemain juga terbuka duduk bersama dengan klub agar menemui solusi bersama. Kami menyerahkan kepada PSSI yang saat ini menunggu info dari pemerintah terkait bagaimana nanti teknis dan format kompetisi bilamana akan dilanjutkan," jelasnya.
--

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved