Virus Corona di Kediri

Terima Pengunjung Tanpa Masker, Satpol PP Kota Kediri Segel 2 Tempat Usaha

Ada dua tempat usaha di Kota Kediri telah disegel petugas Satpol PP melanggar Perwali tentang covid-19.

Satpol PP Kota Kediri
Petugas Satpol PP Kota Kediri memasang segel di sebuah toko sebagai sanksi bagi pemilik usaha yang melanggar Perwali tentang penanganan Covid-19, Rabu (27/5/2020). 

SURYAMALANG.COM | KEDIRI - Ada dua tempat usaha di Kota Kediri telah disegel petugas Satpol PP. Keduanya telah melanggar Perwali No 16/2020 tentang Pengendalian Hiburan dan Perdagangan dalam rangka penanganan Covid-19, Rabu (27/5/2020).

Kedua tempat yang telah disegel masing-masing Warung Kopi Cangkir di Jalan Letjen Suprapto dan Timoritel (Toko Sparepart dan Service HP) di Jalan Hayam Wuruk, Kota Kediri. Petugas telah melakukan pemanggilan kepada Agus, pemilik warung kopi cangkir dan pengelola Timoritel.

Namun Agus tidak bersedia mengisi berita acara pemeriksaan (BAP) tetapi bersedia untuk diadakan sanksi berupa penutupan selama 1 hari pada 28 Mei 2020 sesuai amanat Perwali No 16/2020.

Kabid Trantibum Satpol Kota Kediri Nur Khamid menjelaskan, pemilik warung dan toko spare part HP telah melangar ketentuan dalam Perwali karena ditemukan pengunjung tidak memakai masker.

"Selain itu di etalase belum diatur untuk menjaga jarak," kata Khamid.

Dari pengalian data ternyata usahanya masih belum memiliki izin usaha serta belum pernah membayar pajak restoran.

Tindakan yang sama juga dilakukan petugas terhadap Toko Timoritel di Hayam Wuruk.

"Kami melakukan penutupan sementara tempat usahanya satu hari," ujarnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved