Berita Arema Hari Ini

Pembagian Hak Komersial Liga 1 Ideal Versi Arema FC

Manajemen Arema FC berharap sistem pembagian hak komersial sama dengan saat Indonesia Soccer Championship (ISC).

SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Logo Arema FC. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Manajemen Arema FC berharap sistem pembagian hak komersial sama dengan saat Indonesia Soccer Championship (ISC).

Saat ISC, besaran hal komersial tergantung dari rating TV.

Jadi setiap klub mendapat jumlah hak komersial tergantung dari ranking di televisi, dan mendapat tambahan dari prestasi klub.

Selama ini Arema FC termasuk dalam daftar klub yang memiliki rating tinggi di Indonesia.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan seharusnya operator Liga membedakan hak komersial klub yang memiliki nama dan basis suporter besar.

Tapi saat ini, semua klub mendapat hak komersial sama, yakni Rp 520 juta sebelum dipotong pajak.

"Sebenarnya problem utama sekarang adalah dari sisi industrinya, yaitu bagaimana menjual 18 klub agar laku mahal. Itu saja, simpel."

"Begitu laku, duitnya dibagi ke 18 klub ini meskipun step by step. Dari segi hitungan bisnis, maaf, dengan investasi Arema yang sekian, dengan kontrak pemain sekian, dengan basis suporter yang banyak, kok dana komersialnya sama dengan klub yang rating TV-nya kecil," kata Ruddy Widodo kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (28/5/2020).

Ruddy berharap ada perbedaan hak komersial antar klub.

Manajemen Arema juga berharap Dirut PT LIB yang baru merupakan orang yang paham industri sepak bola, sehingga paham dengan keinginan klub.

Halaman
12
Penulis: Dya Ayu
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved