Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

BPS Kota Malang Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Wali Kota Malang: Data BPS Itu Sudah WBK

BPS Kota Malang diusulkan lagi untuk WBK tujuannya untuk memudahkan akses terhadap informasi.Indikatornya adalah pelayanan data yang mudah dan cepat

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
BPS Kota Malang melakukan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Jumat (29/5/2020) disaksikan antara lain Walikota Malang, Kepala BI Malang dan Rektor UM. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencanangkan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Jumat (29/5/2020).

Untuk itu dilakukan pembacaan pakta integritas oleh Dwi Handayani, Kasi Statistik Distribusi BPS Kota Malang.

Serta penandatanganan para saksi dari kegiatan itu seperti Walikota Malang, Sutiaji dan Rektor Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr AH Rofi'uddin MPd.

"Insyaallah data yang sudah disampaikan BPS sudah WBK," ungkap Sutiaji di acara itu.

Dikatakan, bahasa data tak menutup kemungkinan mengalami kongkalikong.

Tapi sejauh ini yang dilakukan BPS tidak melakukan manipulasi data.

Maka untuk itu sumber datanya harus valid.

Karena BPS hanya pada tatanan menyajikan data bukan membuat analisa kebijakan.

Ia mencontohkan pada data DTKS banyak yang menyalahkan BPS. Padahal itu bukan ranahnya. Data dasarnya di Kemensos.

"Dengan nanti menjadi WBK, maka akan mengunci orang untuk mempermainkan data," kata Sutiaji.

Sejauh ini data yang disampaikan BPS bisa bermanfaat, misalnya untuk mengetahui data inflasi juga pertumbuhan perekonomian Kota Malang.

Drs Sunaryo MSi, Kepala BPS Kota Malang menyatakan lembaganya diusulkan lagi untuk WBK.

"Tujuannya untuk memudahkan akses terhadap informasi," jelas Sunaryo.

Untuk itu, indikatornya adalah pelayanan data yang mudah dan cepat. Termasuk memanfaatkan smartphone.

Ia menyatakan akan melaksanakan hal itu agar lembaganya bisa WBK.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved