Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Digelar di Tengah Wabah Covid-19, Anggaran Pilkada Serentak 2020 di Jatim Berpotensi Bertambah

Anggaran Pilkada Serentak 2020 di Jatim berpotensi bertambah karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Zainuddin
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Sebelumnya, KPU mengusulkan penambahan anggaran Pilkada Serentak 2020 sebesar Rp 535,9 miliar untuk antisipasi pandemi Covid-19.

Anggaran tambahan itu di antaranya akan dialokasikan untuk tes Covid-19 bagi penyelenggara Pemilu.

Selain untuk biaya tes Covid-19, penambahan anggaran pilkada yang diusulkan KPU juga dialokasikan untuk pengadaan alat coblos sekali pakai.

Selama ini, paku menjadi alat yang digunakan secara bergiliran oleh pemilih untuk mencoblos.

Namun, untuk menghindari penularan Covid-19, dipertimbangkan penggunaan alat lain.

Selain itu, celup jari ke tinta akan diganti ke dalam sistem sekali pakai, lewat spray atau tetes.

Kebutuhan lainnya terkait Pilkada yang dialokasikan dalam anggaran tambahan adalah pengadaan disinfektan dan masker.

Arief sudah mengingatkan KPU provinsi dan kabupaten/kota yang menggelar pilkada untuk menyusun anggaran tambahan seefektif mungkin.

Dia berharap anggaran tambahan pilkada bisa dicairkan sebelum tahapan pilkada dilanjutkan pada awal Juni mendatang.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved