Berita Tulungagung Hari Ini

Mondar-mandir Seperti Linglung di Tulungagung, Pria Kediri Ini Bawa Narkoba Seharga Rp 300 Juta

Warga menangkap Imam Bahroni alias Kerok (42) yang mengendarai mobil Nissan Grand Livina nopol AG 1653 FA mondar-mandir di Desa Srikaton, Tulungagung.

SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Warga menangkap Imam Bahroni alias Kerok (42) yang mengendarai mobil Nissan Grand Livina nopol AG 1653 FA mondar-mandir di Desa Srikaton, Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Warga menangkap Imam Bahroni alias Kerok (42) yang mengendarai mobil Nissan Grand Livina nopol AG 1653 FA mondar-mandir di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, Senin (25/5/2020) dini hari.

Saat ditangkap warga, pria asal Desa Bedug, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri itu dalam kondisi mabuk.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan saat ditangkap warga, Imam mengaku tidak membawa identitas.

Lalu warga menyerahkan Imam ke Polsek Ngantru.

"Saat penggeledahan, kami menemukan aneka narkoba dalam jumlah besar di dalam mobil milik dia," kata EG Pandia kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (28/5/2020).

Polisi menemukan 2 ons atau 200 gram sabu-sabu, 94 butir ekstasi jenis Heineken, 94 butir ekstasi jenis Nike, dan sembilan butir pil psikotropika jenis clonazepam.

Seluruh narkoba ini seharga sekitar Rp 300 juta.

"Hasil penelusuran, ternyata dia adalah bandar yang memasok di Tulungagung, Blitar, Jombang, dan Mojokerto," ungkapnya.

Tersangka mendapat barang haram itu dari Surabaya.

Saat ditangkap warga, Imam dalam perjalanan mengirim barang haram itu.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved