Berita Batu Hari Ini
Transisi New Normal Malang Raya Dimulai 1 Juni 2020, Jatim Park Masih Tutup Sementara
Jatim Park Group masih belum memberikan sinyal dibukanya kembali destinasi wisata setelah berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
SURYAMALANG.COM, BATU - Jatim Park Group masih belum memberikan sinyal dibukanya kembali destinasi wisata setelah berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya.
Bahkan memasuki transisi new normal Malang Raya yang rencananya akan diterapkan besok (1 Juni 2020), Jatim Park Group tidak terburu-buru membuka kembali kunjungan wisatawan.
Hal tersebut disampaikan Public Relation & Manager Marketing JTP Group Titik S Ariyanto, bahwa pihaknya masih mematangkan standart protokol kesehatan di masing-masing lokasi dan wahana.
Persiapan yang detail mengenai protokol kesehatan akan diberlakukan di 18 lokasi, 15 tempat wisata, seluruh karyawan Jatim Park Group dan nantinya juga kepada para pengunjung.
"Saya sampaikan bahwa persatu juni kami belum ada rencana buka tempat wisata," kata Titik melalui webinar, Sabtu (30/5/2020).
"Kami perlu memperhatikan setiap detail wahana di tempat wisata kami karena tempat wisata kami punya 18 lokasi, 15 tempat wisata dan masing-masing memiliki ciri, sifat, karakter pengunjung yang berbeda," lanjutnya.
Sebelum pemberlakuan PSBB, lanjut Titik, protokol kesehatan umum telah dilakukan di lingkungan Jatim Park Group. Misalnya, penggunaan hand sanitizer, masker dan tempat cuci tangan.
Namun, pihaknya mengaku butuh waktu untuk mempersiapkan detail protokol kesehatan yang akan diterapkan di new normal.
Alasannya lokasi wisata dan wahana-wahana di Jatim Park Group memiliki ciri dan karakter yang berbeda untuk dikunjungi para pengunjung.
Selain itu, ia juga ingin minimalisir sentuhan dan physical distancing pengunjung di wahana.
Misal, tekan tombol di area parkir, alternatif pemakaian gelang, uang tunai pembelian tiket on the spot dan jumlah tiket online yang terjual.
"Ini masih kita pikirkan, masing-masing spot berbeda. Hal-hal kelihatan sepele tapi harus dipikirkan. Pembatasan pengunjung di wahana. Kita harus siapkan kemungkinan terburuk," kata dia.
Dalam mengoptimalkan protokol kesehatan, Titik menyebut, akan ada penambahan 100 wastafel di Jatim Park 2.
"Protokol kesehatan umum kita siap, kalau hand sanitizers, masker, disinfektan itu sudah biasa tapi kita butuh hal-hal lebih detail lagi. Kasih waktu dulu, banyak yang perlu kami siapkan," ujar Titik.
Oleh sebab itu pihaknya mengaku tidak tergesa-gesa membuka kembali Jatim Park Group sebab masih mematangkan persiapan protokol kesehatan yang ketat dan detail.
"Kami masih melihat persiapan plus minusnya seperti apa. Ini bukan hal mudah, kita harus kerja bareng. Demi menjaga nama baik tempat wisata dan teman-teman pelaku usaha wisata di Malang Raya. Harus bergerak bersama menata kembali," tutup Titik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/jatim-park-1-kpu.jpg)