Virus Corona di Surabaya

Pengelola Mal di Surabaya Mulai Sosialisasi Protokol Kesehatan New Normal ke Pengunjung dan Tenant

pihak manajemen mal sengaja membuat poster tentang protokol kesehatan new normal kemudian ditempelkan di tempat strategis

febrianto ramadani/suryamalang.com
Pihak Manajemen Mal BG Junction Kota Surabaya, sedang menempelkan poster tentang protokol new normal, atau tatanan normal baru ditengah pandemi virus corona, untuk mencegah penularan Covid-19, Senin siang (1/6/2020). 

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Salah satu mal di kawasan utara Kota Surabaya menyambut baik inisiatif pemerintah pusat yang akan memberlakukan protokol new normal atau tatanan normal baru di tengah pandemi virus corona.

Meski saat ini, Kota Surabaya sedang dalam status PSBB jilid tiga, pihak manajemen mal sengaja membuat poster tentang protokol new normal kemudian ditempelkan di tempat strategis, yang ada di berbagai sudut mall. Tujuannya, masyarakat semakin sadar sehingga para pengunjung yang datang ke mall tidak takut. Serta, merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di ruang publik.

General Manager Mall BG Junction Surabaya, Heru Prasetya, menegaskan selama pandemi ini, mal tersebut mengalami penurunan pengunjung hingga 80 persen. Bahkan dari total 600 tenant yang dikelola mall, 450 di antaranya memilih tutup dan merumahkan karyawannya selama pandemi.

"Pada saat ini, kami lagi persiapan gencar-gencarnya menempel poster, dan sosialisasi kepada tenant-tenant dengan harapan masyarakat akan semakin sadar saat berkunjung ke mall," ujarnya, di lokasi, Senin siang (1/6/2020).

Mereka harus mengikuti protokol new normal karena penting untuk mencegah penularan, mengingat hampir semua mall pasti mengalami penurunan.

"Langkah kami yang jelas sangat berupaya dengan memberi penyuluhan. Lebih tepatnya lagi, kami tempelkan semua aturan protokol sehingga pengunjung merasa aman dan nyaman," imbuhnya.

Lilik Maslika, salah satu pengunjung mal, mengapresiasi langkah manajemen yang gencar menyosialisasikan protokol new normal kepada para pengunjung.

Lilik juga mengaku dirinya baru pertama kali jalan-jalan ke mal setelah dua bulan terakhir mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah.

"New normal ini kan mungkin kembali kayak semula. Hanya saja harus memenuhi standar kebersihan seperti memakai masker, cuci tangan dan hand sanitizer. Semoga, kembali normal karena terkait dengan ekonomi juga," tuturnya.

Penerapan protokol new normal sendiri mulai disosialisasikan oleh pemerintah pusat, dan akan diberlakukan mulai awal juni nanti.

Supaya masyarakat bisa tetap produktif dan tetap aman dari penularan virus corona.

Diharapkan, sedikit demi sedikit mampu mengembalikan roda perekonomian, terutama pihak mal juga selalu memberikan penyuluhan secara masif agar masyarakat semakin sadar dengan protokol kesehatan.(febrianto ramadani)

Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved