Breaking News:

Virus Corona di Malang

Pemkab Malang Sudah Izinkan Proyek Pembangunan Berjalan, Bupati Beberkan Aturan Main Sesuai Perbup

Penanggung jawab pembangunan atau kontraktor wajib menerapkan protokol kesehatan. Jika tidak, akan dikenakan sanksi

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Potret pembangunan Jembatan Srigonco, Selasa (2/6/2020). Proyek pembangunan yang terletak di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, hingga kini masih belum tuntas pembangunannya. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Beberapa proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Malang sudah dipersilakan untuk dimulai di masa transisi setelah pencabutan masa PSBB pandemi covid-119 saat ini.

Proyek pembangunan sudah dapat lampu hijau untuk dikerjakan dengan catatan kelengkapan protokol kesehatan.

Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menyarankan agar pembangunan beberapa proyek infrastruktur di wilayahnya bisa dimulai saat pemberlakuan normal baru, Selasa (2/5/2020).

"Ketentuan dari Perbup (peraturan bupati) soal new normal sudah bisa dilakukan pembangunan. Namun dengan menerapkan protokol kesehatan," ujar Wahyu ketika dikonfirmasi.

Wahyu menambahkan, penanggung jawab pembangunan atau kontraktor wajib menerapkan protokol kesehatan. Jika tidak, akan dikenakan sanksi teguran.

"Karena memang sudah pembangunan bisa dimulai. Teknismya seperti setiap pekerja wajib memakai masker," ungkap pria yang pernah menjabat sebagai Kepala DPKPCK Kabupaten Malang ini.

Beberapa proyek yang masih mangkrak di Kabupaten Malang adalah, Jembatan Srigonco, Lanjutan Jalan Lingkar Selatan, Rumah Sakit dan proyek-proyek lain. Proyek-proyek tersebut waktu dimulai pembangunnya beragam. Ada yang sejak tahun 2018.

Kapan bisa dimulai, Wahyu belum bisa menerangkan secara gamblang.

"Pembangunan proyek- proyek itu dimulai, itu tergantung OPD (organisasi perangkat daerah)-nya masing-masing. Karena kan prosesnya ada di OPD bersangkutan," jelas akademisi ITN Malang ini.

Sementara itu, Bupati Malang, Muhammad Sanusi menerangkan, kegiatan pembangunan konstruksi diatur dalam Perbup Malang Tentang Pedoman Normal Baru COVID-19 Pasal 20.

"Menunjuk penanggung jawab dalam pelaksanaan pencegahan COVID-19 di kawasan proyek," ujar Sanusi dalam peraturan bupati yang ia susun.

Selain menerapkan protokol kesehatan, Sanusi meminta penanggung jawab proyek pembangunan harus menyediakan tempat tinggal dan kebutuhan hidup sehari-hari seluruh pekerja, selama berada di kawasan proyek.

"Juga harus menyediakan ruang kesehatan di tempat kerja," tegas Sanusi. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved