Berita Blitar Hari Ini

Pemkot Blitar Bakal Lanjutkan Pekerjaan Proyek Fisik Swakelola Masyarakat saat New Normal

Sejumlah proyek fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar akan dikerjakan saat penerapan new normal.

samsul hadi/suryamalang.com
Sekretaris DPUPR Kota Blitar, Dindin Alinurdin. 

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Sejumlah proyek fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar akan dikerjakan saat penerapan new normal atau normal baru. DPUPR mengutamakan proyek fisik yang swakelola dengan masyarakat untuk dikerjakan lebih dulu.

Sekretaris DPUPR Kota Blitar, Dindin Alinurdin, mengatakan beberapa kegiatan konstruksi akan mulai dikerjakan saat normal baru. Khusunya proyek fisik yang swakelola dengan masyarakat akan diutamakan untuk dikerjakan.

"Kegiatan konstruksi yang anggarannya tidak terkurangi saat realokasi dan refocusing tetap akan kami kerjakan. Terutama kegiatan konstruksi yang swakelola dengan masyarakat," kata Dindin, Selasa (2/6/2020).

Dikatakannya, salah satu kegiatan konstruksi yang swakelola dengan masyarakat, yaitu, pembangunan instalasi pengolahan air limbah (Ipal) dan sumur bor.

"Tahun ini, ada program pembangunan Ipal dan sumur bor di sejumlah titik. Program itu tetap kami lanjutkan," ujarnya.

Selain itu, kata Dindin, DPUPR juga tetap melaksanakan pekerjaan fisik yang sifatnya pemeliharaan, seperti perbaikan jalan, pembangunan saluran air, dan pemeliharaan gedung.

"Perbaikan jalan dan pembangunan saluran air masuk kegiatan pemeliharaan dan tetap kami laksanakan," katanya.

Menurutnya, untuk beberapa proyek fisik lain, seperti pembangunan jalan dan pembangunan gedung dihentikan sementara.

Sebab, anggaran proyek itu sebagian sudah dikurangi untuk percepatan penanganan pandemi virus Corona atau Covid-19.

"Beberapa proyek fisik yang anggarannya sudah dikurangi untuk penanganan Covid-19 tetap kami stop dulu," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan pemerintah akan memperbolehkan pengoperasian sejumlah kegiatan saat pemberlakukan normal baru di masa pandemi Covid-19.

Pemberlakuan normal baru diutamakan untuk kegiatan yang berkaitan dengan ekonomi, tempat ibadah, dan moda transportasi, termasuk beberapa kegiatan pembangunan infrastruktur juga bisa dilanjutkan saat pemberlakukan normal baru dengan syarat tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Saat ini, pemerintah sedang membahas aturan untuk penerapan normal baru.

"Kami akan membentuk gugus tugas di tiap OPD. Gugus tugas di OPD ini bertugas mengawasi kegiatan di masing-masing lembaganya," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved