Jendela Dunia

3 Juni Hari Sepeda Sedunia, Letusan Dahsyat Gunung Tambora di Sumbawa Mengilhami Penemuan Sepeda

3 Juni Hari Sepeda Sedunia, Letusan Dahsyat Gunung Tambora di Sumbawa Mengilhami Penemuan Sepeda

wikipedia
Gunung Tambora 

SURYAMALANG.COM - Ada fakta unik tentang peringatan Hari Sepeda Sedunia yang jatuh pada 3 Juni.

Muasal pembuatan sepeda tak lepas dari bencana besar letusan Gunung Tambora, di Sumbawa, yang saat itu berada di bawah kendali kolonial Hindia Belanda.

Kini, tepat di tanggal 3 Juni, para penggemar sepeda memeringati Hari Sepeda Sedunia.

Ilustrasi sepeda kuno dari Eropa yang terbuat dari kayu dan dikenal sebagai Draisienne. Cikal bakal sepeda masa kini, yang ditemukan karena akibat letusan Gunung Tambora tahun 1815.
Ilustrasi sepeda kuno dari Eropa yang terbuat dari kayu dan dikenal sebagai Draisienne. Cikal bakal sepeda masa kini, yang ditemukan karena akibat letusan Gunung Tambora tahun 1815. (WIKIMEDIA COMMONS/Hélène Rival)

Gunung berapi yang berada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat ini pernah meletus mahadahsyat pada bulan April 1815 silam.

Letusan vulkanik gunung ini telah tercatat sebagai ledakan dan bencana terbesar yang pernah ada dalam sejarah Bumi.

Dampak letusan gunung yang berada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, itu begitu luas hingga 200 tahun kemudian.

Bencana ini telah menyebabkan puluhan ribu orang tewas di sekitar pulau-pulau subur di Hindia Belanda, yang kini bernama Indonesia.

Bahkan, dampak dahsyat letusannya juga dirasakan warga dunia di belahan Bumi lain.

Debu-debu vulkanik dari letusan Gunung Tambora terbawa angin hingga ke Eropa dan benua lainnya.

Menghalangi sinar matahari dan menghasilkan musim dingin panjang di masa itu, serta membuat tanaman pangan tak bisa tumbuh bahkan binatang yang biasa membantu manusia banyak yang mati.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved