Berita Malang Hari Ini 5 Juni 2020: Syarat Berkunjung ke Tempat Wisata & 6 Remaja Reaktif Rapid Test

Berikut ini rangkuman berita Malang hari ini Jumat 5 Juni 2020 yang dihimpun oleh SURYAMALANG.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Tribunnews.com
Ilustrasi hasil rapid test dan lokasi wisata di Malang 

Pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, baik untuk penumpang maupun kendaraan.

"Pengisian tempat duduk penumpang (load factor) hanya 50 persen, penyemprotan disinfektan bagi kendaraan sebelum beroperasi, dan penumpang tujuan Jakarta wajib menunjukkan SKIM," tandasnya.

3. 6 Remaja Reaktif Rapid Test, Diketahui Saat Forkopimda Kota Malang Gelar Sidak Di Tempat Tongkrongan

Suasana kegiatan sidak tempat tongkrongan anak muda dan pelaksanaan rapid test oleh Forkopimda Kota Malang, Kamis (4/6/2020).
Suasana kegiatan sidak tempat tongkrongan anak muda dan pelaksanaan rapid test oleh Forkopimda Kota Malang, Kamis (4/6/2020). (TribunJatim/Kukuh Kurniawan)

Enam (6) orang usia muda diketahui mendapat hasil reaktif rapid tes saat Forkopimda Kota Malang kembali melakukan sidak di tempat tongkrongan anak muda, Kamis (4/6/2020) malam.

Mereka diminta menjalani isolasi mandiri dan baru akan menjalani tes swab di hari Senin.

Kali ini, Forkopimda kembali menyasar ke beberapa kafe kopi yang ada di sepanjang Jalan Sudimoro.

Tidak hanya melakukan sidak, Forkopimda juga melakukan rapid test di lokasi.

Tidak hanya pengunjung, karyawan dan pengelola kafe juga dilakukan rapid test.

Selain itu pengguna kendaraan bermotor tanpa memakai masker yang melintas di jalan tersebut juga dicegat. Setelah itu diberikan masker dan langsung disuruh melaksanakan rapid test.

Dari 86 orang yang dilakukan rapid test, enam orang diketahui hasil rapid testnya reaktif.

Humas Tim Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan bahwa enam orang yang reaktif tersebut disuruh melakukan isolasi diri.

"Agar mencegah menularkan bagi yang lain. Dan enam orang reaktif ini adalah OTG (Orang Tanpa Gejala). Dimana di dalam tubuhnya terdapat virus, cuma belum ada gejalanya. Dan suatu saat bisa saja menulari yang lain, saat kapan menulari ya saat kumpul kumpul tanpa jaga jarak," ujar Husnul .

Dirinya menjelaskan bahwa enam orang reaktif itu akan segera dilakukan tes swab.

"Insyallah Senin akan dilakukan swab testnya," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved