Berita Surabaya Hari Ini

Syarat Masjid di Jatim yang Boleh Gelar Salat Jamaah di Era New Normal

Masyarakat akan bisa segera menyelenggarakan ibadah di tempat layanan ibadah lagi, termmasuk Salat Jumat.

tribunjabar.com
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Masyarakat akan bisa segera menyelenggarakan ibadah di tempat layanan ibadah lagi, termmasuk Salat Jumat.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengundang MUI, Dewan Masjid, Kanwil Kemenag Jatim, dan sejumlah tokoh agama untuk rapat terkait pembukaan kembali rumah ibadah di era menyambut new normal.

"Pada dasarnya masyarakat bisa memenuhi pelaksanaan kewajiban ibadah Salat Jumat dengan mengikuti SOP seperti SE Menag."

"Tapi, masjid yang menyelenggarakan Salat Jumat harus memenuhi beberapa syarat," kata Khofifah kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (4/6/2020).

SE tersebut mencantumkan beberapa hal yang harus disiapkan oleh pengelola rumah ibadah jika akan menyelenggarakan salat jamaah.

Pertama, petugas harus mengawasi penerapan protokol kesehatan di rumah ibadah.

Selanjutnya pengelola juga melakukan pembersihan dan desinfeksi berkala di tempat ibadah.

Juga harus ada pembatasan jumlah pintu jalur keluar dan masuk tempat ibadah.

Pengurus tempat ibadah juga harus menyediakan sarana cuci tangan, sabun atau hand sanitizer di pintu masuk dan keluar tempat ibadah.

Dalam pelaksanaan ibadah di era menyambut new normal juga harus dilakukan pembatasan jarak minimal satu meter untuk setiap orang yang melaksanakan ibadah.

"Masyarakat yang akan beribadah maupun pengelola rumah ibadah bisa mendownload SE Menteri Agama tersebut karena sejatinya ada beberapa syarat dan ketentuan yang cukup detail di sana," kata Khofifah.

Ia menegaskan, SE Menteri Agama tersebut bukan hanya untuk masjid saja, tapi untuk seluruh rumah ibadah.

Artinya, SE ini juga berlaku untuk gereja, vihara, dan pura.

Kualiifikasi sesuai yang ada di SE tersebut harus dipenuhi lebih dulu sebelum diselenggarakan ibadah secara kolektif di rumah ibadah.

"Itemnya lumayan banyak. Maka ini sedang kita bahas bersama Pimpinan MUI, Dewan Masjid, dan Kanwil Kemenag," terang Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved