Virus Corona di Malang

PMI Kabupaten Malang Terima Permintaan Penyemprotan Disinfektan Bagi Sekolah dan Lembaga Pendidikan

PMI Kabupaten Malang tetap menerima permintaan penyemprotan disinfektan bagi sekolah atau lembaga pendidikan

SURYAMALANG.COM/M Erwin
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang menyemprotkan disinfektan di puluhan kecamatan, Minggu (7/6/2020). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - PMI Kabupaten Malang tetap menerima permintaan penyemprotan disinfektan bagi sekolah atau lembaga pendidikan yang akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada masa normal baru.

"Sejauh ini kami menerima permintaan penyemprotan disinfektan di 1.030 titik lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag Kabupaten Malang," ujar Ketua PMI Kabupaten Malang, Jajuk Rendra Kresna ketika dikonfirmasi, Minggu (7/6/2020).

Jajuk menjadwalkan, penyemprotan disinfektan di seluruh lembaga pendidikan dan pondok pesantren akan dilakukan dalam waktu dekat. Tepatnya, usai penyemprotan secara massal di puluhan kecamatan di Kabupaten Malang.

"Nanti pada bulan Juli jika sekolah sudah masuk, PMI Kabupaten Malang juga melakukan pengawasan protokol kesehatan di sekolah-sekolah," beber politisi Partai Nasional Demokrat itu.

Bentuk pengawasannya adalah memastikan penerapan Perbup New Normal Life tentang batasan kapasitas kelas.

"Sudah kami cek dan menurut kami sudah siap," ucap ibu empat anak itu.

Peraturan yang dimaksud adalah pembatasan sosial siswa di kelas yang hanya diperbolehkan dihuni 50 persen, dari total keseluruhan siswa.

“Satu rombongan belajar misalnya 40 anak, saat normal baru hanya boleh 20 orang," ungkap Jajuk.

Sementara itu, sebagai organisasi sosial, Jajuk menegaskan tidak memungut biaya sepeserpun atas jasa penyemprotan disinfektan.

"Ini merupakan tugas kemanusiaan saat pandemi melanda, sehingga kami hadir untuk masyarakat," terang Jajuk.

Tugas PMI Kabupaten Malang saat masa normal baru adalah turut berkontribusi dalam upaya pencegahan penularan COVID-19.

"Kami berusaha semaksimal mungkin jalankan aksi sosial kemanusiaan," tutup Jajuk.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved