Breaking News:

Virus Corona di Malang

GALERI FOTO : Peduli Monyet Taman Wisata Wendit Malang Saat Pandemi Covid-19

Ratusan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang sebelumnya terbiasa mendapat makanan dari pengunjung di lokasi wisata sumber air itu kelaparan

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
PEDULI MONYET WENDIT - Monyet mengambil pisang yang diberikan Juru kunci Makam Mbah Kabul, Soleh di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor. Selain dari uang pribadi, sejumlah komunitas juga turut membantu Soleh memberi makan kawanan monyet yang sumber makanannya bergantung pada pengunjung tempat wisata dan pedagang serta pengelola wisata Wendit. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda hingga kini turut berdampak pada kondisi monyet-monyet di Taman Wisata Wendit atau Wendit Waterpark di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Ratusan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang sebelumnya terbiasa mendapat makanan dari pengunjung di lokasi wisata sumber air itu menjadi kelaparan.

Pasalnya, wisata Wendit tutup mulai 5 April akibat Pandemi COVID-19.

Di saat para monyet itu kelaparan dan terkadang mencari makan ke kampung Juri Kunci Makam Mbah Kabul Wendit, pak Soleh dan Bu Rupiantin kini berinisiatif memberi pakan pada monyet-monyet itu.

Kini ada pemandangan atau suasana baru di sekitar Wendit ketika pak Soleh memberikan pakan pada monyet-monyet di Wendit.

Di hari tertentu, saat waktunya memberi makan, pak Soleh memanggil monyet-monyet yang jumlahnya sekitar 400 ekor itu dengan menggunakan lonceng kecil.

Ia membagikan pakan berupa buah pisang yang dibelinya dari uang pribadi dan ada juga dari bantuan atau sumbangan warga dan komunitas di Malang.

Disebutkan pemberi sumbangan pertama adalah Imam dan Keluarga, dari Grup Sunyoruri (arjosari),lalu komunitas jelajah malang dan sedan community, Malang Mbois, Lesmubi dan Pemdes Mangliawan.

Di samping juga UPT Wendit juga masih membri pakan berupa ketela pohon.

Berikut foto-foto saat pemberian pakan monyet Taman Wisata Wendit :

PEDULI MONYET WENDIT - Juru kunci Makam Mbah Kabul, Soleh membawa empat tandan pisang dan membunyikan lonceng untuk memanggil kawanan monyet ekor panjang di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor. Selain dari uang pribadi, sejumlah komunitas juga turut membantu Soleh memberi makan kawanan monyet yang sumber makanannya bergantung pada pengunjung tempat wisata dan pedagang serta pengelola wisata Wendit
PEDULI MONYET WENDIT - Juru kunci Makam Mbah Kabul, Soleh membawa empat tandan pisang dan membunyikan lonceng untuk memanggil kawanan monyet ekor panjang di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor. Selain dari uang pribadi, sejumlah komunitas juga turut membantu Soleh memberi makan kawanan monyet yang sumber makanannya bergantung pada pengunjung tempat wisata dan pedagang serta pengelola wisata Wendit (SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo )
PEDULI MONYET WENDIT - Juru kunci Makam Mbah Kabul, Soleh membawa empat tandan pisang dan membunyikan lonceng untuk memanggil kawanan monyet ekor panjang di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor. Selain dari uang pribadi, sejumlah komunitas juga turut membantu Soleh memberi makan kawanan monyet yang sumber makanannya bergantung pada pengunjung tempat wisata dan pedagang serta pengelola wisata Wendit
PEDULI MONYET WENDIT - Juru kunci Makam Mbah Kabul, Soleh membawa empat tandan pisang dan membunyikan lonceng untuk memanggil kawanan monyet ekor panjang di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020).  (SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo)
PEDULI MONYET WENDIT - Juru kunci Makam Mbah Kabul, Soleh memberi makan kawanan monyet ekor panjang di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor. Selain dari uang pribadi, sejumlah komunitas juga turut membantu Soleh memberi makan kawanan monyet yang sumber makanannya bergantung pada pengunjung tempat wisata dan pedagang serta pengelola wisata Wendit.
PEDULI MONYET WENDIT - Juru kunci Makam Mbah Kabul, Soleh memberi makan kawanan monyet ekor panjang di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor.  (SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo)
PEDULI MONYET WENDIT - Monyet mengambil pisang yang diberikan Juru kunci Makam Mbah Kabul, Soleh di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). 
Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor. Selain dari uang pribadi, sejumlah komunitas juga turut membantu Soleh memberi makan kawanan monyet yang sumber makanannya bergantung pada pengunjung tempat wisata dan pedagang serta pengelola wisata Wendit.
PEDULI MONYET WENDIT - Monyet mengambil pisang yang diberikan Juru kunci Makam Mbah Kabul, Soleh di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor. Selain dari uang pribadi, sejumlah komunitas juga turut membantu Soleh memberi makan kawanan monyet yang sumber makanannya bergantung pada pengunjung tempat wisata dan pedagang serta pengelola wisata Wendit. (SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo)
PEDULI MONYET WENDIT - Monyet mengambil pisang yang diberikan istri Juru kunci Makam Mbah Kabul, Rupiatin di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor. Selain dari uang pribadi, sejumlah komunitas juga turut membantu Soleh memberi makan kawanan monyet yang sumber makanannya bergantung pada pengunjung tempat wisata dan pedagang serta pengelola wisata Wendit.
PEDULI MONYET WENDIT - Monyet mengambil pisang yang diberikan istri Juru kunci Makam Mbah Kabul, Rupiatin di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor. . (SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo)
PEDULI MONYET WENDIT - Monyet memakan pisang yang diberikan Juru kunci Makam Mbah Kabul, Soleh di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor. Selain dari uang pribadi, sejumlah komunitas juga turut membantu Soleh memberi makan kawanan monyet yang sumber makanannya bergantung pada pengunjung tempat wisata dan pedagang serta pengelola wisata Wendit
PEDULI MONYET WENDIT - Monyet memakan pisang yang diberikan Juru kunci Makam Mbah Kabul, Soleh di taman wisata air Wendit, Kabupaten Malang, Rabu (10/6/2020). Sejak ditutup pada April lalu akibat Pandemi COVID-19, Soleh bersama istrinya menyisihkan rejeki yang didapat untuk memberi makan tiga kelompok monyet yang diperkirakan berjumlah 400 ekor. Selain dari uang pribadi, sejumlah komunitas juga turut membantu Soleh memberi makan kawanan monyet yang sumber makanannya bergantung pada pengunjung tempat wisata dan pedagang serta pengelola wisata Wendit (SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo)
Penulis: Hayu Yudha Prabowo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved