Berita Batu Hari Ini
Pemprov Jatim Tinjau Kesiapan Sejumlah Hotel di Batu Menghadapi New Normal
Pemkot Batu bersama Tim Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Jatim bersama mendatangi empat hotel yang ada di Kota Batu
Penulis: Benni Indo | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | BATU – Pemkot Batu bersama Tim Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Jatim bersama mendatangi empat hotel yang ada di Kota Batu. Keempat hotel yang dituju adalah Batusuki, Amarta Hills, Royal Orchids Garden dan El Hotel Kartika Wijaya.
Kedatangan mereka untuk mengukur kesiapan hotel terhadap para pekerja yang akan beroperasi saat masa new normal atau kenormalan baru. Selain itu memberikan pembinaan bagaimana perusahaan bisa memberikan proteksi kepada para pekerja sesuai dengan protokol Covid-19.
Tim Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Jatim, Andi Diyarto menjelaskan survei di beberapa hotel akan dilanjutkan hingga beberapa hari ke depan sesuai instruksi Kepala Disnakertrans Jatim.
"Tujuannya untuk membina perusahaan dalam melindungi karyawan yang nantinya akan beroperasi saat kenormalan baru," ujar Andi.
Saat berada di El Hotel Kartika Wijaya, tim melakukan pengecekan di sejumlah bagian.
Mulai dari pos penjagaan pintu masuk, area restoran, musala, ruang penyimpanan hingga dapur.
Para petugas yang bekerja di masing-masing divisi juga tak lepas dari pemantauan.
Mulai dari petugas kebersihan, keamanan, resepsionis hingga juru masak mengenakan masker dilengkapi pelindung wajah.
Menurutnya, pengecekan terhadap karyawan di sejumlah hotel merupakan aplikasi kesehatan dan keselamatan kerja (K3) untuk menjamin aktivitas kerja para karyawan di tengah Covid-19.
Menurut Andi, empat hotel yang ia kunjungi telah melakukan proteksi sesuai protokol kesehatan secara disiplin.
Gambaran itu menunjukkan kesiapan para pelaku usaha perhotelan di Kota Batu yang akan beroperasi pada masa kenormalan baru nantinya.
"Mereka sudah sesuai langkah-langkah protokol kesehatan dan siap beroperasi. Cuma perlu penyempurnaan sedikit agar saat penggunaan tidak terjadi kesalahan SOP penggunaan alat," papar Andi.
Tim pengawas juga merekomendasikan sejumlah masukan, terutama di divisi dapur.
Mereka meminta agar bahan-bahan makanan yang dikirimkan dari pengirim diterima di zona khusus sehingga areal dapur khusus untuk karyawan saja.
Hal ini untuk memastikan ruangan dapur steril dan makanan yang disajikan higienis.
"Misal ketika supplier sayur tidak boleh masuk sampai ke dalam. Sehingga harus dibuatkan zona untuk menerima barang dari supplier. Tujuan agar tempat steril, apalagi berkaitan dengan makanan atau dapur," terangnya.
Sementara itu, GM El Hotel Kartika Wijaya, Yuyun Widiastuti, mengatakan bila pihaknya sudah mengikuti protokol Covid-19.
Mulai dari sekat kaca, penggunaan masker, hand gloves, hingga pelindung wajah.
Begitu juga penyediaan tempat cuci tangan hingga pembersih tangan.
Untuk lebih meyakinkan kepercayaan pengunjung terhadap aspek kesehatan dan keselamatan para pekerja, manajemen akan melakukan tes cepat kepada sejumlah karyawannya.
"Bahkan kami akan menggelar rapid test kepada karyawan secara berkala. Tergantung dari ketersediaan alat. Jika nanti ada alat rapid tes lebih, tamu yang menunjukkan indikasi Covid-19 akan dilakukan rapid test," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/new-normal-hotel-batu.jpg)