Breaking News:

Virus Corona di Blitar

Dipangkas untuk Corona, Anggaran Proyek Fisik akan Diusulkan Lagi di Perubahan APBD 2020 Kota Blitar

Sejumlah anggaran proyek fisik di Kota Blitar yang dipangkas untuk penanganan Covid-19 akan diusulkan lagi di Perubahan APBD 2020

Penulis: Samsul Hadi | Editor: isy
samsul hadi/suryamalang.com
Kondisi simpang tiga Jalan Kenari, Kota Blitar. Rencana pelebaran jalan di simpang Jalan Kenari tertunda akibat rasionalisasi anggaran untuk penanganan Covid-19. 

Targetnya, sejumlah pembangunan infrastruktur yang tertunda bisa diselesaikan hingga akhir 2020 atau maksimal pada awal 2021.

"Kami minta OPD berkoordinasi secara komperhensif terkait perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur," katanya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar, Erna Santi, menambahkan targetnya ada 170 unit perbaikan rumah tidak layak huni menjadi layak huni pada 2020 ini.

Dari total itu, sebanyak 100 unit perbaikan rumah tidak layak huni menggunakan DAK dari pemerintah pusat.

Menurutnya, seluruh DAK dari pemerintah pusat terkena rasionalisasi untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Seluruh DAK dari pemerintah pusat dirasionalisasi, sehingga akan kami usulkan pendanaannya melalui pembahasan PAPBD Kota Blitar 2020 ini," tandas Erna.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved