Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

4 Orang Jadi Tersangka Aksi Ambil Paksa Jenazah Covid-19 RS Paru Surabaya, Semuanya Diisolasi Dulu

Polda Jatimpun terus mengusut kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di RS Paru Surabaya itu.

SURYAMALANG.COM/Humas Polda Jatim
Foto keempat tersangka pengambilan paksa jenazah covid-19 di RS paru saat di depan Ruang Penyidik Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Empat orang yang terlibat langsung dalam peristiwa pengambilan paksa jenazah pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang terjadi di RS Paru Karang Tembok, Kecamatan Semampir, Surabaya ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka yakni MI (28), MA (25), MK (23) dan MBP (22). Kesemuanya warga Pegirian, Semampir, Surabaya.

Mereka merupakan anggota keluarga, atau tepatnya adalah anak dari jenazah pasien Covid-19 yang diambil paksa.

Polda Jatimpun terus mengusut kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di RS Paru Surabaya itu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wismu Andiko mengatakan, mekanisme penyidikan dan pengembangan kasus tersebut tetap dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Namun Polda Jatim melalui Ditreskrimum Polda Jatim, turut memberi backup penanganan teknis.

"Perak yang nangani, tetap dibackup oleh Polda Jatim, dari Ditreskrimum Polda Jatim," ujar mantan Kapolres Purwakarta itu saat dikonfirmasi Tribunjatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Jumat (12/6/2020).

Trunoyudo mengatakan, keempat tersangka juga menjalani serangkaian protokol pencegahan Covid-19.

Dari aspek medis, keempat tersangka hingga kini berstatus sebagai orang dengan resiko (ODR).

Dan kini sedang menjalani tahap isolasi di suatu gedung isolasi yang disediakan oleh pihak Gugus Tugas Covid-19.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved