Virus Corona di Madiun
1.000 Pedagang Pasar di Kabupaten Madiun Jalani Rapid Tes, Ini Hasilnya
Pemprov Jawa Timur dan Dinkes Kabupaten Madiun menggelar rapid test di sejumlah pasar.
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | MADIUN - Pemprov Jawa Timur dan Dinkes Kabupaten Madiun menggelar rapid test di sejumlah pasar. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Madiun.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Soelistyo Widyantono, mengatakan rapid test ini merupakan program yang digagas Gubernur Jatim dengan nama Tim Hunter Covid-19 Jatim.
Pada Sabtu (13/6/2020) kemarin, ratusan pedagang di Pasar Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, menjalani rapid test. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pedagang yang terinfeksi corona.
Pasar menjadi tempat rapid test massal karena merupakan titik bertemunya warga dari lintas daerah. Terlebih pasar yang berada di Desa Sambirejo ini berdekatan dengan Kabupaten Magetan dan Kota Madiun.
"Dengan diselenggarakan rapid test ini nanti bisa diketahui kalau reaktif bisa segera ditangani dengan baik dan kasus Covid-19 di Jawa Timur bisa menurun," kata Sulis ketika dikonfirmasi, Minggu (14/6/2020).
Selain Pasar Sambirejo, kata Soelis, Tim Hunter Covid-19 Jatim juga telah menyelenggarakan rapid test di Pasar Bandungan, Kecamatan Saradan dan Pasar Pagotan di Kecamatan Geger.
Sampai saat ini, sudah ada sekitar 1.000 pedagang di tiga pasar yang telah menjalani rapid test.
Hasil rapid test, semua pedagang non-reaktif.
"Di Pasar Bandungan, jumlah pedagang yang dirapid test ada 396 orang, Pasar Pagotan ada 375 orang, dan Pasar Sambirejo ada 265 orang. Semuanya non-reaktif," imbuhnya.