Breaking News:

Berita Malang Hari Ini 2020

KPU Minta Dukungan Pengamanan Tahapan Pilkada Serentak 2020 ke Polres Malang, Ini Alasannya

KPU Kabupaten Malang meminta dukungan pengamanan tahapan Pilkada Serentak 2020 kepada Polres Malang.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Anis Suhartini. 

SURYAMALANG | MALANG - KPU Kabupaten Malang meminta dukungan pengamanan kepada Polres Malang. Permintaan ini guna melaksanakan tahapan Pilkada Serentak 2020 yang secara resmi dimulai pada 15 Juni 2020.

"Kami meminta dukungan pengamanan dari Polres Malang. Saat kami bertemu, Kapolres Malang menyatakan bahwa secara prinsip siap memberi dukungan pengamanan," kata Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini ketika dikonfirmasi, Minggu (14/6/2020).

Penambahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) jadi alasan KPU Kabupaten Malang meminta tambahan pengamanan.

"Karena harus menerapkan protokol kesehatan sehingga TPS nantinya menjadi 4.969. Jumlah itu bertambah dari semula hanya 4.280 TPS," ujar Anis.

Sementara itu, KPU Kabupaten Malang dalam waktu dekat juga akan melakukan tahapan verifikasi faktual pasangan calon independen.

Proses verifikasi tersebut dijadwalkan bergulir  pada 24 Juni 2020 mendatang.

Anis juga mengatakan, KPU tengah menunggu keputusan anggaran dari pemerintah, terkait pelaksanaan Pemilu saat wabah COVID-19 melanda seperti saat ini.

"Kami juga memerlukan Alat Pelindung Diri (APD) saat melakukan verifikasi tersebut" ujar Anis.

Di sisi lain, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menerima permintaan KPU Kabupaten Malang untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut, terkait jumlah personel pengamanan.

"Jumlah personel pengamanan kami nanti menyesuaikan jumlah tps. Pengawasannya sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku," beber Hendri saat dihubungi.

Hendri belum menerangkan secara gamblang berapa personel yang akan diterjunkan saat melaksanakan tahapan Pemilu 2020 mendatang.

"Kami menunggu peraturannya. Itu nanti jadi acuan kami, juga perihal misalnya kampanye boleh berapa orang," jelas Hendri.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved