Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Dewan Minta Penerapan Protokol Kesehatan di Hotel dan Tempat Wisata Harus Ketat Jelang New Normal

Penerapan protokol kesehatan di hotel dan tempat wisata di Kota Batu harus ketat

benni indo/suryamalang.com
Ketua Komisi B DPRD Batu, Hari Danah Wahyono, saat menjalani rapid test di Balaikota Among Tani. 

SURYAMALANG.COM | BATU - Penerapan protokol kesehatan di hotel dan tempat wisata di Kota Batu harus ketat. Pasalnya menyangkut upaya menekan potensi penularan virus corona jenis baru yang menyebabkan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Komisi B DPRD Batu saat dengar pendapat dengan Dinas Pariwisata Batu. Ketua Komisi B DPRD Batu Hari Danah Wahyono menjelaskan, setelah pertemuan, ia mendapat informasi ada 23 hotel yang sudah siap beroperasi di Kota Batu.

"Hotel-hotel itu dinyatakan siap setelah Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batu melakukan peninjauan langsung terkait kesiapan protokol kesehatan yang diterapkan," ujarnya, Selasa (16/6/2020).

Selain hotel, sejumlah tempat tujuan wisata juga direncanakan membuka diri pada Juni ini.

Rencana tersebut disambut baik dengan catatan siap menerapkan protokol kesehatan dengan tegas.

"Harus memenuhi SOP kesehatan yang telah ditentukan sehingga pegawai dan wisatawan bisa berwisata dengan aman," tegasnya.

Kepala Disparta Kota Batu, Imam Suryono menyampaikan bahwa protokoler kesehatan industri pariwisata, hotel, toko, mall, hingga pasar telah dituangkan dalam Perwali Kota Batu Nomor 56 Tahun 2020.

"Protokol kesehatan menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi karena itu bagi pengelola pariwisata dan perhotelan yang akan memulai usahanya harus menjalankan persyaratan yang dinyatakan dalam formulir kesiapan," terangnya.

Disparta bersama Dinkes Batu serta PHRI telah melakukan kunjungan ke beberapa hotel di Kota Batu dari puluhan hotel dan tempat wisata yang mengajukan diri untuk kembali buka.

Kunjungan tersebut tujuannya untuk memberikan sosialisasi terkait kebijakan protokoler kesehatan operasional industri pariwisata saat kenormalan baru.

Sesuai Perwali, persyaratan buka kembali meliputi fasilitas kesehatan lengkap, ruang isolasi, APD bagi karyawan hotel serta susunan tim gugus tugas di internal manajemen.

Menurutnya ada beberapa hotel yang telah memenuhi persyaratan protokoler kesehatan.

"Beberapa yang wajib dimiliki hotel atau tempat wisata yaitu telah memiliki ruang isolasi, faskes, SOP seperti wajib masker, penjarakan fisik hingga pembatasan pengunjung hingga 50 persen," terangnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved