Breaking News:

Berita Malang

Berita Malang Hari Ini 19 Juni 2020 Populer: Model Baru Pernikahan New Normal dan Sikap UB Soal UKT

Berita Malang hari ini 19 Juni 2020 populer: model baru pernikahan new normal dan sikap UB soal tuntutan keringanan UKT

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase
Wakil Rektor UB dan Pernikahan saat New Normal 

Dikatakan, ada 100 orang tidak perlu membayar UKT karena dibiayai Yayasan UB.Dana yayasan itu dari alumni. 
Selain itu ada 6000 mahasiswa UB hanya membayar UKT Rp 500.000 sampai 1 juta/semester.

Karena itu ia mendorong mahasiswa S1 dan pascasarjana membentuk posko advokasi online bagi mahasiswa terdampak.

Jika ada datanya, maka akan diwawancarai agar mendapatkan keringanan.

Saat mahasiswa mengeluh jika prosesnya di fakultas ribet, maka Hakim menyarankan untuk membawanya ke rektorat.

Dikatakan, PTN-PTN baik berstatus PTNBH dan BLU tidak ada yang memberikan potongan langsung UKT pada semua mahasiswanya.

Semua berbasis pengajuan. Dikatakan, pandemi Covid-19 tidak memberi dampak ke semua sektor.

Hakim menyebut mereka yang orangtuanya bekerja di bidang kesehatan, infrastruktur, provider internet tidak mendapatkan dampak.

Dikatakan, soal subsidi internet gratis, rektorat sedang berhitung karena akan memakan biaya miliaran rupiah.

Ragil Ramadhan, humas aksi damai yang juga dari BEM FIA UB menambahkan, aksi dilakukan karena mahasiswa menuntut keadilan yang tidak pernah diberikan oleh kampus.

"Saat krisis seperti saat ini belum ada kebijakan yang membantu meringankan beban. Kampus menuntut kita sadar akan pendidikan. Tapi kampus tidak pernah menyadari beratnya menanggung beban pendidikan. Sebagian besar mahasiswa merasa dampak signifikan," papar mahasiswa FIA ini.

Ia mempertanyakan kemana uang kampus selama ini.

Jika dilihat dari laporan keuangan UB, lanjutnya, paling berat untuk biaya operasional.

Tapi saat tidak ada kegiatan perkuliahan seperti biasa, maka biaya operasional juga akan berkurang.

Namun sampai saat ini tidak ada kebijakan tegas yang mengatur bagaimana kita membiayai kuliah kita semester depan.

Dikatakan, adanya Peraturan Rektor nomor 17 tahun 2019 terkait penurunan pembebasan dan UKT biasanya bermasalah di masing-masing fakultas.

Karena itu, mahasiswa menuntut ketegasan rektorat terkait UKT dibawa kemana di tengah pandemi sekarang.

Bagaimana jika tuntutan tidak dipenuhi? "Kami gugat transparansi. Kami adukan pada ombudsman dan kemudian menggugat ke PTUN," tegasnya.

Yang dibutuhkan adalah transparansi anggaran UB secara umum.

3. Grand Final Duta Kebudayaan dan Museum Kota Malang 2020 

Grand Final Duta Kebudayaan dan Museum Kota Malang 2020 di Krida Budaya, Kamis (18/6/2020).
Grand Final Duta Kebudayaan dan Museum Kota Malang 2020 di Krida Budaya, Kamis (18/6/2020). (SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)

Perhelatan grand final duta kebudayaan dan museum Kota Malang Tahun 2020 berlangsung meriah meski digelar secara virtual di Krida Budaya Kota Malang, Kamis (18/6/2020).

Sebanyak 20 orang finalis unjuk gigi di hadapan dewan juri dengan menampilkan pengetahuan mereka terhadap budaya yang ada di Kota Malang.

Mereka juga diminta untuk mempresentasikan visi dan misi mereka terhadap budaya Kota Malang.

Para finalis duta kebudayaan dan museum Kota Malang tersebut merupakan anak-anak muda yang sebelumnya telah mengikuti tahapan seleksi pada awal Juni 2020 lalu.

Kemudian mereka diwajibkan mengikuti sejumlah program yang telah diagendakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.

Para finalis tersebut memperebutkan juara utama, I,II,III, juara harapan I,II,III dan juara favorit.

"Kami bersyukur, meski kegiatan ini sedikit molor karena pandemi Covid-19, tapi bisa berjalan dengan lancar," ucap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Zubaidah

Melalui kegiatan ini pula diharapkan oleh Zubaidah dapat menjaring anak-anak muda yang pintar dan berkarakter.

Sekaligus dapat memberikan masukan dan saran kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang melalui visi misi yang mereka sampaikan.

"Orang berkarakter pasti pintar. Namun orang pintar belum tentu berkarakter. Jadi kami mohon kepada para finalis jangan berbangga hati. Karena tugas kalian (peserta) ini masih panjang," ucapnya.

Zubaidah juga berpesan kepada pemenang duta kebudayaan dan museum Kota Malang 2020 diharapkan dapat melestarikan dan mengenalkan budaya Kota Malang.

Terutama kepada para pelajar, agar mereka dapat lebih mengenal budaya dan museum yang ada di Kota Malang.

"Bagaiamana pun kebudayaan dan museum ini adalah menjadi harapan kita ke depan. Agar nantinya semakin banyak pelajar khususnya anak SD datang ke museum dan memahami apa saja yang ada di dalam museum," ucapnya.

Sementara itu, tim penggerak PKK Kota Malang, Widyawati Sutiaji berharap, pemenang duta kebudayaan dan museum Kota Malang 2020 dapat membantu pemerintah dalam melestarikan budaya.

Serta dapat membantu pemerintah dalam melakukan sosialisasi dan mengenalkan budaya Kota Malang.

"Karena generasi milenial harus memiliki kreativitas dan wawasan dalam melestarikan budaya," ucapnya melalui video secara virtual.

Selain itu, istri dari Wali Kota Malang tersebut juga meminta generasi milenial agar lebih sering melakukan kunjungan ke museum.

Menurutnya, museum tidak hanya tempat untuk menaruh benda-benda bersejarah.

Melainkan juga menyimpan banyak makna yang harus dilestarikan.

"Budaya dan museum adalah sesuatu yang paling mumpuni untuk mempromosikan daerah. Karena di sana banyak sekali potensinya, terutama dari segi pariwisata dan pendidikan," ucapnya.

Tak hanya itu, event yang digelar secara virtual tersebut juga mendapatkan apresiasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Timur melalui perwakilannya Yudono.

Dia menyampaikan, bahwa event duta kebudayaan dan museum Kota Malang harus sering digalakkan dan menjadi event rutin tahunan.

"Ini luar biasa. Kami sangat mengapresiasi event ini. Apalagi kegiatan ini digelar dengan protokol Covid-19," tandasnya.

(Aminatus Sofya/Sylvianita Widyawati/Mochammad Rifky Edgar/SURYAMALANG.COM)

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved