Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Peneliti di Batu Dijanjikan Dana Penelitian Kentang Rp 1,2 M Tapi Cair Cuma 10 Juta, Begini Kata KPK

Rudy pun lalu kaget karena anggaran penelitian yang turun kepadanya hanya Rp 10 juta saja, dari Rp 1,2 miliar yang dijanjikan.

benni indo/suryamalang.com
Pengelola green house dan peneliti kentang Kota Batu, Rudy Madiyanto, kaget karena anggaran penelitian yang turun kepadanya hanya Rp 10 juta saja, dari Rp 1,2 miliar yang dijanjikan. 

Melainkan terlebih dahulu turun ke Pemkot Batu yang ada di Dinas Pertanian.

Rudy mengaku sempat bertanya ke Kepala Dinas Pertanian Batu, Sugeng Pramono, terkait aliran anggaran Rp 1,2 miliar.

“Tapi tidak menjawab pertanyaan saya,” aku Rudy.

Dikonfirmasi langsung ke Dinas Pertanian Batu, Sugeng Pramono mendelegasikan sekretarisnya, Hendry Suseno, untuk menjawab pertanyaan para jurnalis yang datang.

Sugeng tidak dapat menemui wartawan karena sedang mendampingi tamu dari ITS di luar kantor.

Hendry ditemani Kasubbag Program Dinas Pertanian Niken MN menjelaskan bahwa anggaran tidak turun ke Dinas Pertanian, namun langsung ke kelompok tani yang diikuti Rudy.

Hendry menegaskan anggaran dari pusat tidak mungkin turun ke individu atau perorangan, melainkan ke kelompok tani.

“Itu dulu kerja sama dengan BPPT dalam rangka perbaikan bibit. Anggaran bersumber dari BPPT, sehingga pada waktu itu, keterlibatan kelompok tani untuk menerima dan mengaplikasikan itu. Jadi kami tidak ikut memiliki hasil penelitian tersebut,” ujar Hendry, Senin ((22/6/2020).

Ditanya terkait dana untuk penelitian di bidang pertanian, Hendry menegaskan bahwa dinasnya tidak menerima dana penelitian dan tidak melakukan penelitian.

Penelitian pertanian dilakukan oleh balai penelitian, bukan oleh Dinas Pertanian Batu.

Halaman
1234
Penulis: Benni Indo
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved