Virus Corona di Batu

Ibu Hamil di Kota Batu Wajib Jalani Rapid Test, Agar Tak Terulang Kasus Meninggal Karena Covid-19

Kabid Tenaga Kesehatan Dinkes Kota Batu, Hayati menerangkan, ibu hamil yang tes cepat diutamakan kepada kandungan berusia 37 hingga 38 minggu.

Pregnancy Baby
ILUSTRASI - Ibu hamil wajib jalani rapid test di kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU – Dinas Kesehatan kota Batu mewajibkan ibu hamil untuk melakukan tes cepat atau rapid test.

Kebijakan itu dilakukan setelah sebelumnya ada kasus ibu hamil yang positif Covid-19 meninggal dunia.

Ibu dan janin yang dikandung berusia delapan bulan dilaporkan meninggal dunia.

Kabid Tenaga Kesehatan Dinkes Kota Batu, Hayati menerangkan, ibu hamil yang tes cepat diutamakan kepada kandungan berusia 37 hingga 38 minggu.

Langkah tersebut sebagai bentuk pencegahan agar kasus ibu hamil meninggal dunia yang positif Covid-19 tidak terulang kembali.

“Jadi sebelum masa kelahiran atau hamil tua, mereka harus melakukan tes cepat di Puskesmas masing-masing,” ungkap Hayati.

Tes cepat bagi ibu hamil tidak dipungut biaya sepeser pun, alias gratis.

Hayati menjelaskan pada Mei lalu pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada Puskesmas, rumah sakit, dan bidan praktek di Kota Batu.

Dinas Kesehatan juga melakukan pendataan ibu hamil agar alat tes cepat sesuai dengan yang dibutuhkan.

Hingga saat ini Dinkes Batu masih menunggu realisasi dari pengajuan alat tes cepat.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved