Pilbup Tuban

Jadi Runner-up Pileg 2019, Partai Golkar Pesimis Bisa Koalisi dengan PKB di Pilbup Tuban 2020

Partai Golkar pesimis dapat koalisi dengan PKB dalam Pemilihan Bupati atau Pilbup Tuban 2020.

Ketua DPD Partai Golkar Jatim periode 2020-2025, M Sarmuji 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Partai Golkar pesimis dapat koalisi dengan PKB dalam Pemilihan Bupati atau Pilbup Tuban 2020.

Sebenarnya Partai Golkar menyambut baik ajakan koalisi dari PKB di Pilbup Tuban.

Namun, partai berlambang pohon beringin ini tetap menargetkan kadernya menjadi calon bupati.

"Bagus kalau PKB koalisi dengan Golkar. Namun, siapa dulu yang menjadi nomor satu (calon bupati)?" kata Sarmuji, Ketua DPD Golkar Jawa Timur (Jatim) kepada SURYAMALANG.COM, Senin (22/6/2020).

Sarmuji pesimis Partai Golkar bisa koalisi dengan PKB.

Sebba, PKB adalah partai pemenang dalam Pemilu 2019 dengan memperoleh 16 kursi di DPRD Tuban.

Sebagai pemenang Pileg 2019, PKB berpotensi mengajukan calon bupati.

Sedangkan Partai Golkar adalah runner-up Pileg 2019 dengan memiliki sembilan kursi di DPRD Tuban.

"Kadang partai yang kursinya lebih tinggi ingin nomor satu (calon bupati, red.)," kata Sarmuji.

Menurut Sarmuji, koalisi partai harus mementingkan elektabilitas dalam memilih calon yang diusung.

"Elektabilitas Mas Lindra (Aditya Halindra Faridzki, calon Bupati Tuban dari Partai Golkar) masih tinggi," tegas Sarmuji.

Namun, Sarmuji mengakui dinamika politik masih sangat cair.

"Kami baru kontak secara informal dengan pengambil keputusan di DPW PKB Jatim. Namun, formalnya belum," katanya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved