Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

Supraptiningsih, Guru PNS yang Dipecat Karena Kasus Tipikor Menang Melawan Bupati Tulungagung

Supraptiningsih menggugat pemecatannya oleh bupati, karena sejumlah alasan. Di antaranya karena ia hanya dihukum 10 bulan

ISTIMEWA
Pemberitahuan putusan MA dari PTUN Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Supraptiningsih, seorang guru SMPN 2 Tulungagung yang dipecat Bupati Tulungagung, usai putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya akhirnya memenangkan kasasi di MA.

Ia dipenjara selama 10 bulan dan denda Rp 10 juta, karena melakukan pungutan liar saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017.

Karena dipecat, Supraptiningsih kehilangan status sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dengan segala haknya.

Namun kini ada harapan ia kembali menyandang status PNS.

Sebab menurut kuasa hukumnya, Darusman SH, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan pemecatannya kepada Bupati Tulungagung.

"Di tingkat PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) kami kalah, di tingkat banding kami juga kalah. Kami ditingkat kasasi, MA memenangkan kami," terang Darusman, Jumat (26/6/2020).

Darusman menjelaskan, Supraptiningsih menggugat pemecatannya oleh bupati, karena sejumlah alasan.

Di antaranya karena ia hanya dihukum 10 bulan, padahal syarat pemecatan minimal dihukum selama dua tahun.

Selain itu pada saat melakukan pemecatan, status bupati masih pelaksana tugas (Plt), belum bupati definitif.

"Sebagai Plt bupati tidak berhak mengeluarkan keputusan yang bersifat strategis. Termasuk putusan pemecatan dari PNS," katanya.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved