Alasan Keluarga Ambil Paksa Jenazah dan Pukul Tenaga Medis, Karena Kecewa dengan Pihak Rumah Sakit

Pihak keluarga jenazah pasien Covid-19 pemukul tenaga medis di Ambon memberikan klarifikasi atas kejadian pada beberapa hari yang lalu.

Penulis: Farid Farid | Editor: Adrianus Adhi
Artikel Kompas.com: " Ini Alasan Keluarga Ambil Paksa Jenazah dan Pukul Tenaga Medis "
Ilustrasi Artikel Viral di Media Sosial Facebook Tenaga Medis Diduga Dianiaya Keluarga Jenazah Pasien Covid-19 

SURYAMALANG.COM - Pihak keluarga jenazah pasien Covid-19 pemukul tenaga medis di Ambon memberikan klarifikasi atas kejadian pada beberapa hari yang lalu. 

Pihak keluarga menyampaikan bahwa peristiwa yang terjadi karena ada kekesalan dari pihak keluarga atas pelayanan dari Rumah Sakit. 

Diketahui sebelumnya bahwa terjadi pemukulan yang dialami oleh petugas kesehatan di RSUD dr dr Haulussy Ambon.

Selain terjadi pemukulan, pihak keluarga juga mengambil paksa Jenazah Covid-19. 

Melansir dari Artikel Kompas.com: " Ini Alasan Keluarga Ambil Paksa Jenazah dan Pukul Tenaga Medis "

AK, salah satu anak pasien mengatakan, pihak keluarga terpaksa mencegat ambulans dan mengambil paksa jenazah Ayahnya karena tidak puas dengan penanganan di RSUD dr Haulussy Ambon

“Ayah saya diperlakukan di rumah sakit sangat tidak manusiawi. Penanganannya kacau dan itu yang membuat keluarga tidak terima,” kata AK kepada Kompas.com saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2020).

Menurut AK, puncak kemarahan keluarga terjadi saat salah satu pasien Covid-19 yang dirawat bersebelahan dengan Ayahnya memberi tahu sesuatu.

Pasien lain tersebut mengatakan kepada keluarga bahwa sebelum pasien HK meninggal dunia, pasien terus mengeluh lapar dan meminta makanan.

Namun, menurut pasien tersebut, tidak ada tenaga medis yang datang menyediakan makanan.

“Ada salah satu pasien yang bilang kepada kita di rumah sakit, kalau malam sebelum Bapak meninggal dunia itu, almarhum mengeluh lapar dan meminta makanan, tapi tidak diberikan. Itu yang membuat marah keluarga,” ujar AK.

Selain itu, saat pasien HK meninggal dunia, jenazah hanya dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan.

”Ada bercak-bercak darah di bagian mulut almarhum dan dibiarkan begitu saja. Itu juga yang bikin keluarga tidak terima, sehingga memutuskan untuk mengambil jenazah secara paksa dari ambulans,” ujar AK.

Pemukulan tenaga medis

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved