Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Satpam Ngaku Bisa Loloskan PNS dari Jalur Belakang di Surabaya, Ternyata Penipu

Sugiarto (46) mengaku bisa meloloskan PNS dari jalur belakang di Pemkot Surabaya.

Editor: Zainuddin
(KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNA)
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sugiarto (46) mengaku bisa meloloskan PNS dari jalur belakang di Pemkot Surabaya.

Kini pria asal Menganti, Gresik ini harus mendekam di penjara setelah menjadi buronan sejak tahun 2017 lalu.

Aksi penipuan CPNS ini bermula saat tersangka menginformasikan pendaftaran CPNS di lingkungan Pemkot Surabaya melalui jalur belakang.

Kepada korban, tersangka berjanji dapat meloloskan seseorang tanpa perlu susah payah kompetisi dengan pendaftar lain.

"Karena kata-katanya meyakinkan, akhirnya korban dan ibunya percaya," beber Iptu Ristitanto, Kanitreskrim Polsek Sawahan kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (27/6/2020).

Saat itu korban menyetorkan uang sebesar Rp 55 juta secara bertahap.

"Tersangka juga memberi kuitansi setiap kali korban memberi uang," tambahnya.

Korban percaya karena saat tersangka masih menjadi satpam di DPRD Kota Surabaya.

Ternyata tersangka tidak pernah memenuhi janjinya.

Bahkan tersangka malah menghilang dan sering pindah dari kota ke kota.

Sugiarto ditangkap saat sedang pulang ke rumahnya.

"Saya terpaksa menipu karena saat itu butuh uang. Sebenarmya saya tidak bisa memasukkan PNS. Karena ada yang mau, saya jadikan kesempatan," kata Sugiarto.(FIRMAN RACHMANUDIN)

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved