Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

6 Strategi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Saat Hadapi Tahun Ajaran Baru

Disdikbud Kota Malang telah membuat strategi jitu yang disosialisasikan ke sekolah-sekolah maupun orang tua siswa.

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang Dra Zubaidah MM 

Implementasi di lapangan kami lakukan secara adaptif. Di mana kami tetap mengutamakan pendidikan yang berkarakter bagi para siswa.

Jadi kurikulum tetap dilaksanakan sesuai dengan aturan, tetapi proses pembelajaran mengutamakan karakter. Agar anak ini paham dengan materi, tetapi karakterlah yang lebih diutamakan. Misalnya, pintar tapi berkarakter. Bukan pintar saja dalam ilmunya.

Saya sering membuat kalimat, orang berkarakter insyaallah akan pintar, tapi orang pintar belum tentu berkarakter. Contohnya pintar IT tapi tidak dipakai yang tidak benar berarti anak itu tidak berkarakter. Karena anak berkarakter pasti mikir. Jadi anak disiapkan dulu karakternya, baru pintar

6. Pelibatan Orang Tua dan Integrasi dengan OPD Terkait

Sekolah itu harus berkomunikasi dengan orang tua untuk memastikan putra putrinya agar melakukan pembelajaran di dalam rumah.

Koordinasi antar keduanya itu harus berjalan dengan baik, agar para siswa di saat proses belajar berlangsung tidak bermain atau bepergian.

Jadi monitoring harus terus dilakukan pada saat jam efektif. Seperti guru atau orang tua melakukan video call kepada siswa tersebut.

Maka dari itu peran orang tua harus bisa maksimal. Kalau dulu orang tua pasrah, sekarang tidak boleh pasrah. Karena masa depan anak ini juga bergantung dari orang tua.

Dan anak-anak ini merupakan tanggungjawab dari orang tua, pemerintah dan masyarakat.

Mulai dari awal Covid-19 proses komunikasi terus kami genjot melalui grup-grup wali murid yang telah kami bentuk dengan sekolah.

Bagi yang tidak memiliki handphone, ya berarti harus ada upaya lebih dari guru.

Contohnya, ketika saya melakukan monitoring ke sekolah pinggiran di Kota Malang, banyak guru yang mendekati masyarakat sekitar.

Jadi menitipkan informasi kepada tetangganya yang memiliki handphone. Dan saya kira, rasa tanggungjawab dari guru itu begitu besar.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved