Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

Meski Menang Gugatan Lawan Bupati, Guru SMPN 2 Tulungagung yang Dipecat Tak akan Jadi PNS Lagi

Mantan guru SMPN 2 Tulungagung, Supraptiningsih, memenangkan gugatan lewat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kepada Bupati Tulungagung.

david yohanes/suryamalang.com
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Tulungagung, Galih Nusantoro. 

SURYAMALANG.COM | TULUNGAGUNG - Mantan guru SMPN 2 Tulungagung, Supraptiningsih, memenangkan gugatan lewat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kepada Bupati Tulungagung. Supraptiningsih menggugat surat keputusan (SK) pemecatan dirinya sebagai PNS, seusai vonis dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Lewat proses kasasi, akhirnya Mahkamah Agung mengabulkan sebagian permohonannya. Menurut Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Tulungagung, Galih Nusantoro, bupati sudah menerima pemberitahuan putusan itu. Pemkab akan menindaklanjuti dengan mengambil salinan putusan resmi ke pengadilan tingkat pertama PTUN di Surabaya.

“Dari salinan putusan resmi itu kami ingin tahu secara lengkap putusan hakim. Sehingga kami bisa menentukan langkah selanjutnya,” terang Galih, Senin (29/6/2020).

Lanjut Galih, berdasar pemberitahuan dari PTUN, memang ada cacat hukum dalam SK pemecatan Supraptiningsih.

Namun sebenarnya putusan PTUN tidak mengubah substansi pemecatan itu.

Putusan mengadilan hanya menyatakan, seharusnya SK pemecatan dikeluarkan oleh bupati, bukan Plt bupati.

“Jadi putusannya tidak mengubah substansi hukumnya. Hanya bupati harus memperbarui SK,” lanjut Galih.

Dengan demikian bupati harus mencabut SK pemecatan yang lama, karena diterbitkan seorang Plt bupati.

Bupati kemudian diminta menerbitkan SK pemecatan baru, dalam statusnya sebagai bupati definitif.

Dengan demikian Supraptiningsih tetap akan dipecat dari statusnya sebagai PNS.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved