Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Ragam Sanksi bagi Pelanggar Perwali New Normal di Kota Blitar, Mulai Bersihkan Fasum sampai Push Up

Ada beragam sanksi bagi pelanggar Perwali terkait new normal di Kota Blitar.

samsul hadi/suryamalang.com
Sejumlah pengunjung berjalan di City Walk, kawasan wisata Makam Bung Karno (MBK), Kota Blitar. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Ada beragam sanksi bagi pelanggar Perwali terkait new normal di Kota Blitar.

Pemkot Blitar mulai menerapkan Perwali tentang Penerapan New Normal di masa pandemi Covid-19.

Perwali itu mengatur sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 saat penerapan new normal atau normal baru.

Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan Perwali new normal mengatur tentang penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di bidang usaha, wisata, dan tempat publik.

Pengelola tempat usaha, wisata, dan tempat publik harus menyediakan sarana prasarana protokol kesehatan saat beroperasi kembali.

Perwali juga mengatur sanksi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Sanksinya, bervariasi tergantung tingkat pelanggaran yang dilakukan masyarakat.

"Misalnya, tempat usaha dan tempat wisata yang melanggar protokol kesehatan ada sanksi teguran pertama, kedua, ketiga, sampai penutupan sementara," kata Santoso kepada SURYAMALANG.COM, Senin (29/6/2020).

Selain itu juga ada sanksi sosial bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Misalnya, masyarakat yang tidak pakai masker di tempat publik akan diberi sanksi sosial berupa bersih-bersih fasilitas umum maupun diminta push up.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved