Virus Corona di Jatim

RS Lapangan Covid-19 Jatim Dikembangkan Hingga 500 Bed, Bisa Rawat Pasien Hingga yang Kritis

Ke depannya RS Lapangan Covid-19 akan dikembangkan hingga 500 bed yang akan merawat pasien dengan gejala ringan, sedang, berat, hingga kritis.

SURYAMALANG.COM/Ahmad Zaimul Haq
ILUSTRASI - Petugas kesehatan saat beraktivitas di Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur yang dibangun di Kompleks Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Surabaya, Kamis (28/5/2020). Kini Rumah Sakit Darurat Covid-19 Jatim itu sudah menerim 14 pasien dan akan didukung dokter-dokter muda yang tengah dilatih 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya akan dikembangkan untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala klinis berat dan kritis.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi mengatakan rencana tersebut sudah dibahas dengan Pangkogabwilhan II Marsekal Muda TNI Imran Baidirus sebagai koordinator RS Lapangan Covid-19.

"Jadi ke depan akan ditingkatkan tidak hanya (merawat pasien) ringan tapi juga yang berat dan kritis. Tadi sore sudah ada rapat dengan Pangkogabwilhan II," kata Joni, Senin (29/6/2020).

Peningkatan status ini, lanjut Joni, karena memang melihat perkembangan pasien positif Covid-19 yang terus naik.

Hari ini saja, Joni mengatakan dari 150 bed di RS Darurat saat ini tinggal 8 bed yang kosong.

"Tadi sore sudah disetting, rencananya ada 10 ICU dengan 20 high care unit," ucap Joni yang juga Dirut RSUD dr Soetomo ini.

Ke depannya RS Lapangan Covid-19 akan dikembangkan hingga 500 bed yang akan merawat pasien dengan gejala ringan, sedang, berat, hingga kritis.

Dengan rencana tersebut, diharapkan di setiap penjuru Kota Surabaya terdapat rumah sakit rujukan Covid-19.

Mulai dari RS Lapangan Covid-19 di Surabaya Utara. Lalu RSUD dr Soetomo dan RS Unair di Surabaya Selatan dan Surabaya Timur. Sedangkan di Surabaya Barat ada RSUD Bhakti Dharma Husada.

(Sofyan Arif Candra)

Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved