Breaking News:

Jendela Dunia

Buntut dari Perang Dagang Amerika Serikat Vs China, Indonesia Punya Peluang untuk Rebut Keuntungan

Buntut dari Perang Dagang Amerika Serikat Vs China, Indonesia Punya Peluang untuk Rebut Keuntungan

Shutterstock
Ilustrasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China 

SURYAMALANG.COM - Dua kekuatan ekonomi terbesar di dunia, Amerika Serikat (AS) dan China, kini saling berhadapan dalam perang dagang yang sengit.

Sejak awal 2018 lalu, tepatnya terhitung sejak Maret 2018 hingga 20 Juni 2020, AS telah memberlakukan 11 kali penyesuaian tarif dagang.

Total tarif AS yang diterapkan secara eksklusif untuk barang-barang China adalah sebesar 550 miliar dolar AS.

Sedangkan, China telah menerapkan 14 kali penyesuaian tarif dagang.

Total tarif China yang diterapkan secara eksklusif untuk barang-barang AS adalah 185 miliar dolar AS.

Nah, buntut dari perang dagang antara AS dengan China ini, Indonesia bisa 'kecipratan' untung.

Peluang Indonesia

Hasil studi UNCTAD (6/11/2019), mengungkapkan, perang dagang membuat kawasan ASEAN menjadi pihak yang diuntungkan termasuk Indonesia.

Indonesia merupakan salah satu anggota G20 dengan ekonomi terbesar ke-16 di dunia dan disebut sebagai newly industrialized country.

Indonesia merupakan negara dengan nominal Pendapatan Domestik Bruto (PDB) terbesar ke-7.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved