Virus Corona di Surabaya

Seorang Dokter di Surabaya Kembali Meninggal Karena Terinfeksi Virus Corona

Ketua Ikatan Dokter Indonesia IDI dr Brahmana Askandar mengatakan, sehari-hari almarhum yang bertugas di Rumah Sakit Haji Surabaya

IDI Surabaya
Tangkapan layar postingan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya di Instagram, Selasa (30/6/2020). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Seorang dokter di Surabaya kembali gugur karena terinfeksi virus corona.

Dr Arief Basuki, dinyatakan meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona (Covid-19), pada Selasa (30/6/2020) petang.

Kabar duka tersebut pertama kali tersebar lewat akun Instagram Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya yang diunggah, Selasa (30/6/2020).

Terkait hal itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia IDI dr Brahmana Askandar mengatakan, sehari-hari almarhum yang bertugas di Rumah Sakit Haji Surabaya diketahui terpapar sejak sepekan lalu.

"Seminggu lalu beliau diketahui positif corona," kata Brahmana saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2020).

Sejak saat itu, dokter spesialis anastesi tersebut dirawat di RSUD dr Soetomo.

"Beliau dirawat intensif pakai ventilator saat itu," ucapnya.

Namun saat ditanya lebih jauh terkait penyebab tertular, Brahmana belum bisa menjawab secara pasti.

"Gak tahu, susah kalau itu. Apalagi kan dr Arief juga jaga di RS," ucapnya.

Sementara dalam upaya memutus penyebaran virus corona di lingkungan dan orang terdekat dr Arief, kata Brahmana, Dinkes Surabaya langsung melakukan pengecekan kepada pihak keluarga.

"Keluarga mustinya sudah dilakukan pemeriksaan karena sudah ditracing Dinkes Surabaya," pungkasnya. 

Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved