Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

Nasib SMP Negeri di Pinggiran Tulungagung, SMPN 2 Rejotangan Hanya Dapat 3 Siswa

Banyak SMP negeri di Tulungagung yang kekurangan siswa. Bahkan ada sekolah yang hanya dapat 3 siswa.

SURYAMALANG.COM/David Yohanes
SMPN 2 Rejotangan di Tulungagung 

Padahal sekolah ini berlokasi di tepi jalan utama, dan dekat dengan SMAN 1 Rejotangan dan SMKN Rejotangan.

Pejabat yang akrab disapa Yoyok itu minta pihak sekolah melakukan inovasi menjadi sekolah plus.

"Basis masyarakat di sana adalah agama. Inovasinya bisa dibuat sekolah plus di bidang keagamaan," sambung Yoyok.

Minimnya jumlah siswa juga akan mempengaruhi kinerja sekolah ke depan.

Sebab semakin kecil jumlah siswa, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga semakin minim.

Kondisi itu akan mempersulit operasional sekolah daam menyelenggarakan pendidikan.

"Kalau misalnya hanya dapat satu siswa, BOS-nya hanya dapat Rp 1,2 juta per tahun. Dana itu tidak akan cukup untuk operasional," ujar Yoyok.

Tercatat ada 29 sekolah pinggiran yang belum bisa memenuhi pagu.

Kondisi terburuk memang di SMPN 2 Rejotangan, dengan prosentase 2,4 persen saja.

Sekolah lainnya adalah SMPN 2 Sendang yang mendapat 7 siswa dari 64 pagu yang ditetapkan, atau setara 10,9 persen.

Selain itu SMPM 3 Bandung yang mendapat 19 siswa dari 128 pagu yang ditetapkan, setara 14,8 persen.

Meski demikian belum ada wacara menggabungkan (merger) sekolah yang kekurangan siswa.

Sebab setelah merger dilakukan, maka gedung sekolah yang tak terpakai akan mangkrak.

"Dibutuhkan inovasi agar sekolah bisa menarik minat siswa," terang Yoyok.

Penulis: David Yohanes
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved