Breaking News:

Panduan Penyelenggaraan Solat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban 1441 H Aman Covid-19

Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menerbitkan Panduan Penyelenggaraan Solat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban Aman dari Covid-19

kolase Suryamalang.com
Ilustrasi Artikel Panduan Penyelenggaraan Solat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban 1441 H Aman Covid-19 

SURYAMALANG.COM - Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menerbitkan Panduan Penyelenggaraan Solat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban Aman dari Covid-19

Panduan ini mengingat saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19

Oleh sebab itu Kementerian Agama menerbitkan panduan untuk menjamin keberlangsungan kegiatan Ibadah yang bebas dari Covid-19

Melansir dari Artikel Kementerian Agama Panduan Ibadah Kurban dan Idul Adha terbit dalam bentuk Surat Edaran No SE. 18 Tahun 2020 yang ditandatangani hari ini oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

“Edaran ini diharapkan menjadi petunjuk penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dengan menyesuaikan pelaksanaan tatanan kenormalan baru atau New Normal. Dengan begitu, pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dapat berjalan optimal serta terjaga dari penularan Covid 19,” terang Menag di Jakarta, Selasa (30/06).

Ada dua hal pokok yang diatur dalam edaran ini, yaitu: penyelenggaraan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. Menurut Menag, salat Idul Adha maupun penyembelihan hewan kurban dapat dilaksanakan di semua daerah, kecuali pada tempat-tempat yang dianggap masih belum aman Covid-19 oleh Pemerintah Daerah/ Gugus Tugas Daerah. 

Pelaksanaan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban juga harus memperhatikan protokol kesehatan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat. Salat Idul Adha boleh dilakukan di lapangan/masjid/ruangan dengan persyaratan sebagai berikut:

  • a. Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan;
  • b. Melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan;
  • c. Membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan;
  • d. Menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/ hand sanitizer di pintu/jalur masuk dan keluar;
  • e. Menyediakan alat pengecekan suhu di pintu/jalur masuk. Jika ditemukan jamaah dengan suhu >37,5'C (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan;
  • f. Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak 1 meter;
  • g. Mempersingkat pelaksanaan salat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya;
  • h. Tidak mewadahi sumbangan/sedekah jemaah dengan cara menjalankan kotak, karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit;
  • i. Penyelenggara memberikan imbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan pelaksanaan salat Idul Adha yang meliputi:
  • 1) Jemaah dalam kondisi sehat;
  • 2) Membawa sajadah/alas salat masing-masing;
  • 3) Menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan;
  • 4) Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer
  • 5) Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan;
  • 6) Menjaga jarak antar jemaah minimal 1 (satu) meter;
  • 7) Mengimbau untuk tidak mengikuti salat Idul Adha bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berrisiko tinggi terhadap Covid-19.

Untuk penyembelihan hewan kurban, penyelenggaraannya harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. Penerapan jaga jarak fisik (Physical distancing), meliputi:

1) Pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik;
2) Penyelenggara mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban;
3) Pengaturan jarak antar panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging;
4) Pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik.

Sapi kurban milik Jokowi.
Sapi kurban milik Jokowi. (suryamalang.com)
Halaman
12
Penulis: Farid Farid
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved