Polisi Tembak Pelaku Curanmor

Keluarga Pelaku Curanmor yang Ditembak Anggota Polresta Malang Kota Tolak Visum dan Otopsi

Dirinya juga mengungkapkan bahwa pihak keluarga pelaku menolak dilakukan visum terhadap jenazah.

Kukuh Kurniawan/TribunJatim.com
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Unit Resmob Satreskrim Polresta Malang Kota tembak pelaku curanmor. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (27/6/2020) sekitar pukul 21.00, di Jalan Perdana Kusuma, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang.

Pelaku curanmor yang ditembak tersebut bernama Sukardi alias Abenk (37), warga Kedungkandang. Pelaku ditembak di sebuah kawasan lahan tebu setelah berupaya melawan petugas memakai senjata tajam berupa pisau.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan pelaku meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Polresta Malang Kota Tembak TO Pelaku Curanmor di Kedungkandang, Sempat Sembunyi di Lahan Tebu 5 Jam

"Setelah kami lakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku, kami langsung membawa pelaku ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Namun dalam perjalanan, pelaku meninggal dunia," ujarnya kepada TribunJatim.com (grup suryamalang.com), Kamis (2/7/2020)

Ia menjelaskan bahwa pihak keluarga dari pelaku telah diberitahu untuk datang ke rumah sakit.

"Pihak keluarga pelaku pun telah datang ke rumah sakit. Dan dari pihak keluarga, ikhlas menerima kematian dari pelaku tersebut," tambahnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa pihak keluarga pelaku menolak dilakukan visum terhadap jenazah.

"Pihak keluarga menolak adanya visum luar maupun otopsi kepada jenasah pelaku. Pihak keluarga pun juga telah menandatangani surat pernyataan terkait hal tersebut. Dan meminta agar jenasah pelaku untuk segera dimakamkan," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved