Berita Malang Hari Ini

OJK Malang Imbau Nasabah Tak Terpancing Hoaks Ajakan Tarik Dana Perbankan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang mengimbau masyarakat mewaspadai informasi palsu atau hoaks tentang ajakan penarikan dana perbankan.

ilustrasi Hoax 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang mengimbau masyarakat mewaspadai informasi palsu atau hoaks tentang ajakan penarikan dana perbankan.

"OJK menyampaikan bahwa informasi yang beredar di media sosial adalah informasi hoaks dan tidak benar," ucap Sugiarto Kasmuri, Kepala OJK Malang, Kamis (2/7/2020).

Dia menyampaikan kondisi permodalan dan likuiditas perbankan di Malang Raya dan Pasuruan masih aman.

Data OJK menunjukkan rasio kecukupan permodalan (CAR) perbankan masih diangka 22,16% atau diatas.

Sementara hingga 17 Juni, rasio alat likuid/ non-core deposit dan alat likuid/DPK terpantau pada level 123,2% dan 26,2% jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%.

Lebih lanjut, Sugiarto mengatakan profil risiko perbankan pada posisi Mei 2020 masih terjaga dengan non performing loan (NPL) gross sebesar 3,30 persen.

Indikator likuiditas perbankan juga menunjukkan kondisi baik yang tercermin dari Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 71,77 persen.

"Hal ini menunjukkan bahwa dana masyarakat yang tersimpan di bank tidak seluruhnya disalurkan ke kredit namun juga digunakan untuk mengantisipasi kebutuhan transaksi masyarakat," ucap dia.

Sugiarto menegaskan OJK telah melaporkan informasi hoaks tersebut kepada Bareskrim Mabes Polri untuk diusut.

Informasi hoaks itu dinilai melanggar Pasal 28 ayat 1 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Untuk memastikan keraguan keuangan, Sugiarto menyarankan masyarakat bertanya langsung kepada OJK dengn datang ke kantornya secara langsung.

"Bisa juga menghubungi layanan Whatsapp resmi 0811-5715-7157," tandasnya.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved