Breaking News:

Travelling

Termasuk di Kota Batu, Ini Daftar Destinasi Wisata di Jatim yang Siap Buka di Era New Normal

Ada delapan kabupaten dan satu kota di Jatim yang siap membuka destinasi wisata di wilayahnya.

Jatim Park 2 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ada delapan kabupaten dan satu kota di Jatim yang siap membuka destinasi wisata di wilayahnya.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim, Tri Bagus Sasmito menyatakan destinasi wisata tersebut telah menyiapkan protokol kesehatan untuk menyambut kedatangan wisatawan di era tatanan normal baru.

"Beberapa destinasi itu antara lain ada Ecogreenpark dan Jatim Park 2 di Kota Batu, ada Cimory, Taman Safari Indonesia dan Taman Purwodadi di Pasuruan, ada Pantai Bangsring di Banyuwangi, ada Kampung Coklat di Blitar, dan ada wisata Sarangan di Magetan," kata Bagus kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (1/7/2020).

Menurutnya, pembukaan destinasi ini akan diverifikasi tim dari kabupaten kota yang terdiri dari Disbudpar kabupaten/kota setempat, gugus tugas, dan aparat terkait.

49 destinasi yang sudah melaporkan siap buka itu terus menyempurnakan protokol kesehatan sambil menunggu rekomendasi pembukaan dari pemerintah kabupaten atau kota yang mempunyai kewenangan.

Menurutnya, pemda dan pengelola tempat wisata bisa menjadikan SE Gubernur perihal tatanan kenormalan baru sektor pariwisata Jatim dan SK Kadisbudpar Jatim tentang petunjuk teknis SOP protokol kesehatan di lingkungan usaha pariwisata sebagai pedoman.

SE dan SK ini dapat menjadi panduan kabupaten/kota, dan pelaku usaha pariwisata dalam pelaksanaan persiapan pembukaan destinasi.

"Pembukaan destinasi tersebut harus melihat kondisi daerah yang menyesuaikan zona kuning atau zona hijau penularan covid-19, dan kewenanga sepenuhnya di bupati atau wali kota," tegas Bagus.

Sektor pariwisata yang lebih siap adalah hotel dan restoran.

Memang hotel dan restoran tidak ada penutupan selama pandemi.

Tapi, pengelola sudah adaptif menyesuaikan protokol kesehatan.

Misalnya, hotel sudah menggunakan sistem online atau menggunakan bolpoin yang disemprot desinfektan secara rutin untuk proses pengurusan check in.

Kondisi kamar juga didesinfektan setiap ganti tamu.

Tim Disbupar pun memberi stiker khusus di hotel dan restoran yang sudah menerapkan prtokol kesehatan.

"Protokol kesehatan di hotel dan restoran lebih siap. Namun yang butuh didorong adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat," kata Bagus.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved