Breaking News:

Virus Corona Jatim

Deadline Presiden Jokowi ke Jatim Kurang Sepekan, Pakar Epidemiologi: Tidak Ada Usaha Signifikan

Pakar Epidemiologi menilai pemerintah daerah belum menunjukkan kinerja yang signifikan sebagai upaya menurunkan kasus covid-19 dalam waktu sepekan ini

TribunJatim/Syamsul Arifin
Suasana rapid test di PN Surabaya yang diikuti oleh 298 ASN, Selasa, (16/6/2020). Upaya Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim untuk menurunkan jumlah kasus Covod-19 dalamn sepekan ini dinilai belum signifikan 

"Belum mampu menampung 'banjir bandang' dari masyarakat," lanjutnya.

Menurut Windhu, presiden pun juga harus bijak melihat kasus Covid-19 di Jawa Timur terutama di Surabaya.

"Kalau soal out come atau hasil tidak ujuk-ujuk setelah itu langsung turun. Tapi harus ada proses, baru tiga Minggu lagi mungkin bisa perlahan turun," pungkasnya.

Seperti diketahui presiden Jokowi memberi deadline 2 pekan untuk menurunkan angka penularan Covid-19 di Jawa Timur saat berkunjung ke Gedung Negara Grahadi, 25 Juni 2020 lalu.

(Sofyan Arif Candra)

Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved