Jendela Dunia

Donald Trump Sesumbar Bisa Hentikan Pandemi Virus Corona dan Membangkitkan Perekonomian Amerika

Donald Trump Sesumbar Bisa Hentikan Pandemi Virus Corona dan Membangkitkan Perekonomian Amerika

APF/ALEX WONG
Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian Gugus Tugas Koronavirus Gedung Putih di Rose Garden di Gedung Putih 14 April 2020 di Washington, DC. Presiden Trump mengumumkan bahwa dia menghentikan pendanaan untuk Organisasi Kesehatan Dunia WHO. 

SURYAMALANG.COM - Presiden Donald Trump mengeklaim bahwa perekonomian di Amerika Serikat telah bangkit.

Tak hanya itu, Trump juga menyebut pemerintahannya sanggup menghentikan pandemi virus corona.

Donald Trump pada Kamis (2/7/2020) mengumumkan, pemerintahannya telah menyelamatkan ekonomi AS dari "peristiwa mengerikan" yang berasal dari China.

Donald Trump menyatakan AS "dapat menghentikan" pandemi virus corona.

"Mereka tahu dan saya tahu," katanya dikutip London Evening Standard Kamis (2/7/2020).

Sindiran itu melanjutkan kritikan tajam yang pernah ia sampaikan kepada China selama krisis global, setelah Covid-19 pertama kali merebak di kota Wuhan akhir tahun lalu, sebelum menyebar ke seluruh dunia.

Presiden AS Donald Trump Mengaku Tak Masalah Memakai Masker Meski Nantinya Mirip Lone Ranger

Belum Selesai Virus Corona, Kini di China Muncul Lagi Flu Babi yang Disebut Bisa Jadi Pandemi Dunia

Ilustrasi virus corona atau Covid-19 China
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 China (Shutterstock)

Pada Kamis juga Trump menyampaikan, pemerintahannya bertanggung jawab mengurangi tingkat pengangguran dan menghidupkan kembali pasar saham, setelah publikasi laporan kerja yang lebih baik dari perkiraan pemerintah.

Laporan itu menunjukan terdapat 4,8 juta lapangan pekerjaan dan tingkat pengangguran turun menjadi 11,1 persen pada bulan lalu, ketika negara-negara mulai membuka kembali aktivitas bisnis dari lockdown.

"Ini bukan angka yang dimiliki oleh pemerintahan lain, dan mereka tidak akan memilikinya," sesumbar Trump.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa menaikkan pajak itu artinya akan membuat nilai jaminan pensiun dan pasar saham akan "turun menjadi nol".

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved