Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pakai Seragam Merah dalam Pegukuhan Asosiasi Kepala Desa, Bupati Malang Bantah Ada Unsur Politik

Warna merah tampak dominan saat pengukuhan pengurus Asosiasi Kepala Desa di Pendapa Peringgitan Agung Pemkab Malang

erwin wicaksono/suryamalang.com
Warna merah tampak dominan saat Bupati Malang, Muhammad Sanusi bersama Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menghadiri pengukuhan pengurus Asosiasi Kepala Desa di Pendapa Peringgitan Agung Pemkab Malang, Jumat (3/7/2020). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Warna merah tampak dominan saat Bupati Malang Muhammad Sanusi bersama Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menghadiri pengukuhan pengurus Asosiasi Kepala Desa di Pendapa Peringgitan Agung Pemkab Malang, Jumat (3/7/2020). Terlihat mayoritas peserta yang menghadiri pengukuhan tersebut memakai baju batik berwarna dominan merah.

Bupati Malang, Muhammad Sanusi memastikan pengukuhan pengurus Asosiasi Kepala Desa di Kabupaten Malang itu bebas dari unsur gerakan politik. Sanusi menyebut seluruh kepala desa di Kabupaten Malang telah memahami prinsip netralitas yang harus diemban.

"Itu (netralitas) sudah paham semua, sesuai dengan aturan," tegas Sanusi.

Sanusi menjelaskan, pengukuhan Asosiasi Kepala Desa ini akan berdampak positif bagi kemajuan desa.

"Mereka  lebih semangat, saling mengisi satu sama lain, sehingga kemajuan di Kabupaten Malang ini merata. Tidak sporadis di salah satu tempat saja," kata Sanusi.

Sanusi membandingkan capaian apik Desa Pujon Kidul yang dinilai dapat ditiru oleh desa-desa lainnya di Kabupaten Malang.

"Seperti yang sudah baik di Desa Pujon Kidul bisa membina kepala desa yang lain," beber politisi PDIP ini.

Akibat COVID-19, bantuan dana sebesar Rp 1,5 miliar per desa yang selalu Sanusi dengungkan dahulu kemungkinan nilai nominalnya akan menyusut.

"Anggaran 1,5 miliar? Ya akan terus dikembangkan dan akan menjadi pemerataan penbangunan di Kabupaten Malang. Karena ada COVID-19 ya dikurangi. Menjadi berapa ya masih dihitung," ungkap Sanusi.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Malang, Hasan Bashori membantah jika ada keterkaitan pengukuhan dengan unsur politik jelang Pilkada Malang 2020.

"Tidak ada unsur tersebut," kata Hasan.

Hasan menuturkan, pengukuhan ini bertujuan memupuk solidaritas antar kepala desa di Kabupaten Malang untuk memajukan wilayahnya masing-masing.

"Prinsip membantu bersama-sama. Bagaimana kepala desa bisa menjalankan visi-misinya melalui APBDes-nya. Intinya itu bisa terealisasi dengan baik. Tidak ada dominasi," jelas pria yang juga menjabat Kepala Desa Bululawang itu.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved