Breaking News:

Penjual & Penyembelih Hewan Kurban Harus Punya Surat Sehat, Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Dinas Peternakan Jawa Timur mewajibkan semua penjual maupun penyembelih hewan kurban Idul Adha memiliki surat keterangan sehat.

SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
ILUSTRASI - Pedagang hewan kurban di Sidoarjo jelang Hari Raya Idul Adha tahun lalu. Di masa Pandemi Covid-19 saat ini penjual dan pemotong hewan kurban harus memiliki surat keterangan sehat 

"Untuk pemotongan harian 1.000.117 kambing selama setahun. Dan ini bisa menyuplai keluar provinsi 180.000 ekor. Sementara untuk kurban kami menyediakan 270.000 ekor kambing, tahun 2019 kami menyiapkan 300.000 sedangkan domba 68.000 ekor," katanya.

Lebih lanjut Wemmi mengatakan sebelum dilakukan pemotongan hewan dinas peternakan selalu melakukan pemeriksaan hewan atau antemortem.

Menurutnya umur kambing yang pas untuk disembelih adalah umur dua tahun sedangkan sapi umur satu tahun.

"Yang membedakan lagi tahun ini adalah para penjual hewan kurban harus menerapkan physical distancing. Selain itu harus memiliki ijin dari pemkot atau pemkab setempat kalau kesulitan cukup dari kecamatan. Dan terakhir ada ijin sanitasi," lanjutnya.

Untuk permintaan daging sapi selama Pandemi Covid-19 sendiri, menurut Wemmi tidak mengalami penurunan.

Menurutnya selama bulan Januari hingga saat ini, hampir tiap hari Rumah Potong Hewan (RPH) melakukan pemotongan.

"Tahun ini kami tidak menggelar bazaar hewan kurban alasannya menerapkan social distancing," ucapnya.

Sebagai gantinya, pihaknya lebih mendorong para penjual untuk menggunakan penjualan secara online.

(Sofyan Arif Candra)

Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved