Berita Mojokerto Hari Ini
Ratusan Calon Mahasiswa Peserta UTBK SBMPTN 2020 Berburu Suket Rapid Test di Labkesda Mojokerto
Ratusan calon mahasiswa asal Kabupaten Mojokerto berburu surat keterangan rapid test corona sebagai syarat mengikuti UTBK SBMPTN 2020
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | MOJOKERTO - Ratusan calon mahasiswa asal Kabupaten Mojokerto berburu surat keterangan rapid test corona sebagai syarat mengikuti UTBK SBMPTN 2020. Mereka mengantre untuk menjalani rapid test corona gratis di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jalan Raya Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (6/7/2020).
Dari pengamatan di lapangan, pihak panitia tidak menyediakan tempat duduk maupun tenda tempat berkumpulnya peserta rapid test sehingga para calon mahasiswa yang mengenakan masker itu secara berkerumun duduk di pelataran gedung Labkesda Kabupaten Mojokerto.
Calon mahasiswa yang mengikuti Rapid Test Covid-19 menyerahkan KTP atau Suket asal Kabupaten Mojokerto asli dan fotokopi sekaligus menyertakan bukti pendaftaran UTBK SBMPTN 2020 asli dan fotokopi. Petugas kesehatan memanggil peserta Rapid Test sesuai berkas dokumen identitas yang sebelumnya sudah dikumpulkannya.
Nabela Ayudan Putri Rusdiana (19) seorang calon mahasiswa, mengatakan Rapid Test gratis di Labkesda Kabupaten Mojokerto ini dapat membantu mereka sebagai syarat administrasi untuk meneruskan ke jenjang Perguruan Tinggi Negeri.
Ia mengetahui adanya Rapid Test gratis ini dari pesan Broadcast Whatsapp, Minggu sore (5/7) kemarin.
"Senang sih apalagi biaya Rapid Test kan mahal kalau ada yang gratis setidaknya sangat membantu kami para pelajar," ungkapnya di Labkesda Kabupaten Mojokerto, Senin (6/7).
Ia mengatakan sepengetahuannya biaya RapidTest Covid-19 di luar sana sekitar Rp 250-Rp 500 ribu.
Mahalnya biaya Rapid Test itu sangat memberatkan calon mahasiswa dan orangtuanya.
"Ada Rapid Test gratis begini ya sudah diikuti saja," ujar alumni SMAN 1 Bangsal ini.
Masih kata Nabela, rencananya Suket hasil Rapid Test ini akan digunakan sebagai syarat mengikuti UTBK di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Brawijaya Malang pada gelombang 12 Juli 2020.
Ia mengantisipasi meskipun PTN di Malang belum menganjurkan menyertakan hasil Rapid Test untuk mengikuti UTBK SBMPTN 2020.
"Iya kalau ini untuk berjaga-jaga saja mumpung Rapid Test Covid-19 gratis sehingga jika diperlukan bisa langsung dipakai," ucap warga asal Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Mojokerto ini.
Senada dengan peryataan Laura Surya Verandika Puspitasari (18) calon mahasiswa, ia menjelaskan kegiatan Rapid Test gratis yang dibiayai Pemkab Mojokerto membantu para calon mahasiswa yang akan mengikuti UTBK SBMPTN 2020.
"Biaya Rapid Test kan tidak sedikit sehingga dapat membantu yang tidak mampu supaya dapat mengikuti UTBK tanpa terkendala apapun," jelasnya.
Laura menambahkan rencananya akan mengikuti UTBK SBMPTN di Universitas Negeri Surabaya.