Breaking News:

SBMPTN 2020

Awalnya Nonreaktif Lalu Jadi Reaktif saat akan Tes, Peserta Ini Gagal Ikut UTBK SBMPTN 2020 Unair

tadinya hasil rapid test tersebut nonreaktif, namun mendadak diganti reaktif oleh dokter saat dirinya akan memasuki ruang ujian UTBK SBMPTN 2020 Unair

Penulis: Tony Hermawan
Editor: isy
ahmad zaimul haq/suryamalang.com
Ilustrasi - ratusan calon mahasiswa peserta UTBK SBMPTN 2020 saat akan menjalani rapid test 

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Salah satu peserta UTBK SBMPTN 2020, DD, tak jadi ikut ujian di Unair. Padahal, pemuda 18 tahun itu tadinya dijadwalkan mengikuti ujian di Unair pada Selasa siang (7/7/2020). 

Namun, ia harus batal ikut UTBK SBMPTN 2020 lantaran hasil rapid test pemuda asal Surabaya itu ternyata reaktif. Padahal, tadinya hasil rapid test tersebut nonreaktif, namun mendadak diganti reaktif oleh dokter saat dirinya akan memasuki ruang ujian.

"Saya kebetulan tes yang sesi kedua. Tapi pagi setengah 8 saya datang ke Unair buat ikut rapid test. Semula hasil udah keluar nonreaktif, terus satu jam sebelum ujian saya datang lagi ke Unair waktu sampai Fakultas Hukum depan laboratorium dicegah sama pengawas mau liat rapid saya. Terus aku disuruh tenangin diri diantar tempat rapid test tadi," kata DD saat dihubungi, Selasa (7/7/2020).

DD yang saat itu bingung, ia lantas menanyakan hal tersebut kepada dokter yang memeriksanya.

Sayangnya, kata DD, dokter tersebut tidak menjawab pertanyaannya.

Malah pengawas ujian yang menerangkan adanya dugaan reaktif.

"Terus saya tanya kenapa dokternya diam aja pengawasnya bilang karena ada dugaan reaktif," ucapnya.

Setelah itu, dokter tersebut meminta lembaran hasil rapid yang sebelumnya dibawa DD.

Tak berselang lama, DD menerima hasil baru dengan status reaktif.

"Habis itu dokternya minta hasil rapid test tadi terus dibawa diganti diprint baru yang tulisannya reaktif," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved