Breaking News:

Update Zona Merah di Jawa Timur Sabtu 11 Juli 2020: Tuban Zona Merah, Kediri Oranye & Jember Kuning

Update zona merah di Jawa Timur hari ini Sabtu 11 Juli 2020 dan zona lainnya.

kolase suryamalang.com/Didik Mashudi dan Tangkapan Layar Infocovidjatim
update zona merah di Jawa Timur hari ini Sabtu 10 Juli 2020 

Tambahan kasus positif masing-masing satu dari Kelurahan Burengan dan Kelurahan Banjaran masih dirawat di RSUD Baptis.

"Saat ini masih ditracing dari klaster mana," jelasnya.

Tambahan kasus positif juga datang dari salah satu warga Kelurahan Bandarlor yang saat ini dirawat di RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan.

Sementara dari klaster doa bersama ditemukan setidaknya 9 kasus terkonfirmasi positif.

Dari hasil tracing sebelumnya, ke 9 penderita berasal dari Kelurahan Kaliombo, Jagalan, Mojoroto, Ngadirejo, Banjaran dan Ketami.

Walikota mengingatkan, masih banyaknya tambahan kasus positif diharapkan masyarakat untuk berhati-hati dan menerapkan protokol kesehatan.

"Jangan lupa ikuti prosedur yang dibuat bersama," ungkapnya.

Sementara usai menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Kediri, Walikota menjelaskan, adanya klaster baru kelompok masyarakat yang menggelar doa bersama di Kelurahan Kaliombo pada 19 Juni 2020.

Sejauh ini belum diketahui secara pasti berapa jumlah peserta pada acara doa bersama tersebut. Pada acara itu juga dihadiri tamu dari Jakarta. "Diduga tamunya itu yang membawa virusnya," ungkapnya.

Acara doa bersama tersebut juga dilakukan di ruangan yang tertutup sehingga diduga terjadi transmisi penularan. "Dari hasil tracing rapid tes hasilnya banyak yang reaktif," jelasnya.

Hasil tracing yang reaktif juga telah ditindaklanjuti dengan melakukan tes swab.

"Saya ingin menyampaikan kalau ada kejadian seperti ini mohon jangan ditutup-tutupi," harapnya.

Sehingga masyarakat harus kooperatif dengan membuka ada berapa orang yang mengikuti doa bersama dan siapa saja pesertanya yang hadir.

"Berikan datanya kepada tim tracing kami untuk menelusuri secara detail. Kalau itu bisa ketemu semuanya, kalau hasilnya non reaktif atau negatif alhamdulillah. Namun kalau reaktif ada tindak lanjutnya," jelasnya.

Kalau tidak ada tindak lanjutnya, dikhawatirkan transmisi lokal di Kota Kediri akan semakin meningkat. "Kalau tidak ada tindak lanjutnya penularan lokal akan semakin ngeri," tambahnya.

Walikota menyebutkan, pihaknya sejauh ini masih belum mendapatkan data lengkap dari pihak penyelenggara siapa saja yang datang pada acara doa bersama.

"Saya umumkan siapapun yang datang pada acara itu supaya menghubungi tim media center Covid 19 Kota Kediri," harapnya.

(Didik Mashudi/Bobby Constantine Koloway/Ratih Fardiyah/SURYAMALANG.COM)

Penulis: Ratih Fardiyah
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved