Breaking News:

Berita Sampang Hari Ini

Jumlah Janda Muda di Sampang Madura Mencapai Ratusan Orang, Ternyata Ini Penyebabnya

Tingginya angka perceraian, membuat jumlah janda muda di Kabupaten Sampang, Madura mencapai ratusan orang

Editor: eko darmoko
iconfinder
ILUSTRASI PERCERAIAN. 

SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Tingginya angka perceraian, membuat jumlah janda muda di Kabupaten Sampang, Madura mencapai ratusan orang.

Hal itu dibuktikan dengan angka penceraian di Kota Bahari dari Januari hingga Juni 2020 mencapai 579 kasus yang sudah di proses oleh Pengadilan Agama (PA) Sampang.

Terlebih, dari ratusan kasus penceraian yang terdiri dari cerai talak dan cerai gugat tersebut dijalankan oleh kaum hawa berumur di bawah 40 tahun.

"Untuk umur yang sudah bercerai dengan pasangannya tidak sampai umur 40 tahun, rata-rata umur 30 tahun, jadi bisa dikatakan janda muda," kata Moh Nurholis selaku Panitera Muda (Panmud) Hukum PA Sampang, Senin (13/7/2020).

YouTuber Sampang Madura Diciduk Polisi Setelah Unggah Konten Penyiksaan Biawak di Jalan Raya

Moh Nurholis mengatakan, antara cerai talak dan cerai gugat jumlahnya didominasi oleh cerai gugat.

Sehingga, sejak enam bulan terakhir pengajuan penceraian masih lebih banyak diajukan oleh kaum hawa yakni sebanyak 359 kasus.

Sedangkan, cerai talak atau pengajuan penceraian dari seorang suami hanya 220 kasus.

"Jumlah itu yang sudah di urus oleh PA Sampang, sedangkan untuk jumlah penceraian yang proses di urus antara cerai talak dan gugat sebanyak 163 kasus," terangnya.

"Sehingga jika ditotal jumlah kasus penceraiannya sebanyak 742 kasus," imbuh dia.

Lebih lanjut, dari sejumlah kasus penceraian yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sampang tersebut memiliki beberapa faktor.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved