Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Staf Desa Ngaku Tokoh Agama Gendam Nenek 80 Tahun di Batu

Didik M Fauji, bersamaa dua orang rekannya yakni M Ali dan M Salam diringkus Satreskrim Polres Batu lantaran diduga lakukan penipuan modus gendam

benni indo/suryamalang.com
Didik (duduk di kursi roda) dan rekan-rekannya saat dirilis oleh Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama di Mapolres Baru, Senin (13/7/2020). Mereka diringkus karena diduga melakukan kasus penipuan, melanggar KUHP Pasal 378 yang ancaman pidananya maksimal empat tahun. 

SURYAMALANG.COM | BATU - Didik M Fauji, bersamaa dua orang rekannya yakni M Ali dan M Salam diringkus Satreskrim Polres Batu. Mereka diringkus karena kasus penipuan, melanggar KUHP Pasal 378 yang ancaman pidananya maksimal empat tahun.

Beberapa waktu yang lalu, Didik dan dua rekannya melakukan perjalanan ke Batu dengan mobil Ertiga hasil menyewa. Mereka menyewa mobil senilai Rp 1.050.000 dari sebuah tempat persewaan di Kabupaten Pasuruan.

Dalam perjalanan itu, ketiga orang ini mengenakan pakain sorban laiknya seorang tokoh agama. Sarung putih, dan songkok juga putih. Mereka kemudian tiba di Kelurahan Sisir, Kota Batu.

Mobil ditepikan, dan mata mereka mengawasi orang-orang yang sekiranya mudah ditarget. Siang itu, seorang nenek berusia 80 tahun menjadi target mereka.

Salam turun dari mobil menghampiri nenek berinisial D yang baru saja belanja.

Ia berpura-pura menanyakan jalan menuju ke arah Pasar Besar.

Dilihat Salam, ada dua cincin emas seberat sekitar 5 gram pada masing-masing cincin.

Dengan tipu dayanya, Salam tidak hanya menanyakan arah jalan, tapi juga menggiring korban ke arah mobil.

Di sana, korban berkomunukasi dengan Didik.

Sedangkan Ali berperan sebagai sopir.

Halaman
1234
Penulis: Benni Indo
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved